Yuuk Jaga Kesehatan

Perhatikan kesehatan ....    " JAM KERJA BIOLOGIS ORGAN TUBUH MANUSIA "
oleh: Prof. dr. Soeharsoyo SpAk

��LAMBUNG,
Jam 07:00 - 09:00.
Daya kerja lambung sedang kuat2nya.
Dianjurkan utk sarapan yg bergizi tinggi pada jam ini.

��JANTUNG,
Jam 11:00 - 13:00,
*Hindari panas berlebih dan olah fisik*,
terutama bagian yg ada keluhan di pembuluh darah.

��HATI / LIVER,
Jam 13:00 - 15:00,
Kondisi liver sedang lemah,
dgn istirahat sejenak akan terjadi proses regenerasi sel2 hati.

��PARU-PARU,
Jam 15:00 - 17:00,
Paru paru sedang lemah,
istirahat dan nafas dgn teratur utk mengembalikan energi paru paru.

��GINJAL,
Jam 17:00 -19:00,
Ginjal dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan sel otak.
Ini jam terbaik utk belajar.

��LAMBUNG,
Jam 19:00 - 21:00,
Lambung sedang lemah.
Diusahakan jangan mengkonsumsi makanan padat yg sulit dicerna,
atau lebih baik berhenti makan.

��LIMPA,
Jam 21:00 23:00,
Limpa dalam kondisi lemah,
terjadi proses pembuangan racun tubuh dan regenerasi sel limpa.
Jika wajah menjadi agak pucat dijam ini, artinya limpa ada gangguan.

��JANTUNG,
Jam 23:00 - 01:00,
Jantung sedang dalam kondisi lemah.
Waktunya istirahat utk pemulihan energi tubuh.

��HATI / LIVER,
Jam 01:00 - 03:00,
Liver dalam kondisi kuat,
terjadi proses pembuangan racun hasil metabolisme tubuh.
Ini saatnya terjadi regenerasi sel.

��PARU-PARU,
Jam 02.30 - 04:30,
Kondisi paru paru sedang kuat,
terjadi pembersihan dan pembuangan racun atw kotoran diparu paru.
Akan terjadi batuk, bersin dan berkeringat bila paru2 kotor.
Ini jam terbaik utk "Qiyamul lail".
Saat sujud pd waktu inilah..mengalirnya darah yg kaya akan  oksigen ke otak tertentu.. yg tdk bs di alirkan Darah pd saat sujud diwaktu siang..

��USUS BESAR,
Jam 05:00 - 07:00,
Usus besar dalam kondisi kuat,
biasakan B.A.B di jam ini
agar kotoran, racun dan sisa sistem pencernaan dapat dikeluarkan semua.

�� Semoga bermanfaat... Jagalah selalu kesehatan.

Bandung Waspada, Siaga 1 terhadap SYIAH

��  BANDUNG WASPADA ������

�� INILAH DAFTAR SEKOLAH SYI'AH SE- BANDUNG RAYA ��

1⃣  SMA PLUS MUTHAHHARI
       �� Jl. KAMPUS II No.13-17 Babakan Sari Kiaracondong.
                  �� Pendiri:  Prof*.Dr*.JALALUDDIN RAKHMAT,M.Sc
                 * Tersangka Pemalsuan Gelar Akademik, lihat : 
                    http://www.lppimakassar.com/2009/09/nasehat-untuk-jalaluddin-rakhmat.html

2⃣ SMP BAHTERA, Muthahhari Islamic Lab.
         ��JL.   Arcamanik Endah No.107 Bandung.
           �� Direktur Sekolah : Joko T. Suroso.
           �� Direktur Pendidikan: MIFTAH F. RAKHMAT (Ustadz Syiah lulusan Iran/anak Jalaludin Rakhmat)

3⃣ SD SEKOLAH CERDAS MUTHAHHARI (SCM)
      �� Jl. Layar No.17 Arcamanik Bandung

4⃣ TK AZ ZAHRA
       �� JL. Kampus II no.4 , Babakan Sari Kircon Bandung

5⃣  SMP PLUS MUTHAHHARI
      �� Desa Lembang Gede,Sangiang RANCAKEKEK Kab.Bandung

6⃣ TK,SD, SMP, SMA PONDOK PESANTREN BABUSSALAM (sekarang+ AL MUCHTARIYYAH)
      ��  CIBURIAL DAGO Bandung Utara
     �� Pimpinan DRS.MUCHTAR ADAM, lihat:
         http://koepas.org/index.php/datfak/644-drs-muchtar-adam-pembela-syiah-di-garda-terdepan

  �� Perbedaan Pokok Islam dan Syi'ah: ��
1. SYAHADAT & RUKUN ISLAM & RUKUN IMAN yang Berbeda,  lihat : https://m.youtube.com/watch?v=7BCVPDvkzTc
2. PENGKAFIRAN (TAKFIRI) & PERILAKU EKSTRIMISME THD KAUM MUSLIM
https://m.youtube.com/watch?v=fDvAFeAs22A
3. SYIAH MEMBOLEHKAN BERBUAT MUNAFIK (TAQIYAH)  PADA SETIAP KEADAAN, lihat: https://m.youtube.com/watch?v=MFtBt9S_ou0
dan begitu banyak perbedaan prinsipil dengan Aqidah dasar islam lainnya.
Lihat BUKU PANDUAN MUI  PUSAT TENTANG KESESATAN SYIAH
http://www.scribd.com/mobile/doc/183188603?width=980
http://elhijrah.blogspot.com/2013/11/download-buku-panduan-mui-tentang.html
https://m.youtube.com/watch?v=GZoLmt_gcL8
https://m.youtube.com/watch?v=r_7OtaMcoKA

���� Ancaman SYIAH untuk NKRI ����:
Mereka mempunyai Rukun Iman Imamah yang menuntut mereka mau harus menguasai kepimpinan/pemerintahan dimanapun mereka berada. spt terjadi di Iran, Suriah, Houtsi Yaman, Libanon,dsb.
https://m.youtube.com/watch?v=-U1GCZNm9ik

HAYU URANG BANDUNG JAGA LEMAH CAI URANG TI ANCAMAN AJARAN SYIAH IRAN ����
Sebarkan Info ini sebanyak-banyaknya,
Semoga Allaah melimpahkan barokah untuk anda menjaga anak-anak, saudara-saudara kita dari Radikalisme Syiah yang terselubung di sekolah-sekolah mereka. Aamiin....

ISIS, Syiah, JIL, Taliban, Ikhwanul Muslimin, HTI, Salafi, JT???Yuuk ikutin kajiannya kalau pengen tahu

�� BUAT YG PENASARAN DAN PENGEN TAU APA ITU ISIS ,TALIBAN, SYIAH, JIL, SALAFI, HTI, IKHWAN, DLL. SILAHKAN DATENG NIH.....

�� World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Indonesia mengundang insan MUDA dan MAHASISWA menghadiri..

�� KAJIAN GERAKAN KEAGAMAAN & PEMIKIRAN (Edisi ke - 5)

�� Tema : MENGENAL SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SYIAH

�� Narasumber:
KH. Ahmad Najiyulloh, Lc ( Penterjemah Buku Ensiklopedi Pemikiran, Madzhab dan Pergerakan Islam)

�� Sabtu, 18 April 2015 | 28 Jumadil Akhir 1436 H
⌚ Pukul 13.00-16.00 WIB
�� di Gedung WAMY Indonesia
Jl. M. Kahfi II No.42 Jagakarsa
Jaksel

��CP : Syahrul
            085275804678
             Amir
             085727432314

����������
By: @Wamy_Indonesia
• Pioneer Organization for Distinguished Youth •

Twitter : @wamy_indonesia
FP : wamy indonesia
Instagram �� : wamy_indonesia

Guru JIL dan Murid Polos

Muhammad Rizieq Syihab
GURU KENCING BERDIRI
MURID KENCINGI GURU

Bismillaahi wal Hamdulillaah.

Ada pepatah lama : "Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari." Pepatah ini muncul dari fakta bahwa seorang Murid pada umumnya selalu berusaha untuk meniru gurunya, bahkan sering ingin sedikit berlebih.

Karenanya, seorang Guru harus sangat hati-hati dalam berucap dan bersikap serta bertindak, agar Murid tidak meniru kesalahan Sang Guru.

Tapi di zaman sekarang ini, ada pepatah baru : "Guru Kencing Berdiri, Murid Kencingi Guru". Pepatah ini bisa berarti bahwa Murid tergantung kepada pendidikan Guru, dan bisa juga berarti bahwa Murid zaman sekarang banyak yang makin kurang ajar kepada Gurunya, serta bisa pula diartikan bahwa kini banyak Murid sudah berani membalikkan pendapat Gurunya yang "nyeleneh".

DIALOG GURU & MURID

Berikut ini, TUJUH BELAS CONTOH "Kisah Imajinatif" tentang Dialog antara seorang GURU LIBERAL dengan seorang Muridnya yang lugu dan polos serta ingin "berlebih", tapi dibalik itu ada makna yang sangat "dalam".

Walau pun ini sebuah "Kisah Imajinatif", tapi isi pendapat Sang GURU LIBERAL merupakan fakta pendapat yang sering dilontarkan para Kaum Liberal di tengah masyarakat.

Ada pun jawaban Si MURID LUGU bukan sekedar guyonan, atau hanya ingin sekedar berlebih dari Sang Guru, tapi jawaban mendalam untuk menunjukkan "Kerancuhan Pemikiran Liberal" sekaligus mengukur kadar bahayanya.

1. SHALAT & PUASA

Guru : "Shalat dan Puasa itu cukup dengan Niat dan Ingat, tanpa susah payah harus berbuat."

Murid : "Kalau begitu, Makan dan Minum pun cukup dengan Niat dan Ingat saja dong, tanpa repot-repot harus berbuat."

2. MAKSIAT

Guru : "Kesesatan dan Kema'siatan serta Kemunkaran, seperti Aliran Sesat dan Aneka Tempat Ma'siat, itu sudah lama ada, kenapa harus dimusuhi ?!"

Murid : "Kalau begitu, kan Iblis juga jauh lebih dulu ada dari manusia, bahkan sebelumnya sudah rajin ibadah lho, lalu kenapa mesti dimusuhi ya ... ?!"

3. ENERGI KESEIMBANGAN

Guru : "Taat dan Ma'siat itu dua energi yang harus selalu ada, bahkan mesti bersahabat, karena saat Energi Taat dan Energi Ma'siat bersatu akan tercipta keseimbangan umat."

Murid : "Kalau begitu, Korupsi harus dijaga dan dihormati dong, karena Energi Korup dan Energi Jujur mesti bersatu untuk ciptakan keseimbangan di tengah masyarakat."

4. KEBEBASAN BEREKSPRESI

Guru : "Orang memghina Allah dan menista Nabi adalah hak berpendapat dan merupakan bagian dari kebebasan berekspresi, sehingga tidak boleh dihakimi. Dan setiap orang bebas mengekspresikan rasa cinta dan rasa bencinya dengan ucapan mau pun perbuatan."

Murid : "Kalau begitu, orang Islam juga boleh membunuh siapa saja yang menghina Allah dan Rasul-Nya, tidak peduli dengan aturan hukum yang ada, karena mereka juga bebas mengekspresikan rasa cintanya dengan membela kecintaannya dan membunuh para penghinanya."

5. BABI

Guru : "Babi itu ciptaan Allah, sehingga tidak masuk diakal harus diharamkan. Karenanya, makan saja hingga kenyang."

Murid : "Kalau begitu, Para Penjahat semuanya juga ciptaan Allah, sehingga tidak masuk diakal dong untuk dimusuhi. Karenanya, temani saja dengan senang."

6. AHMADIYAH

Guru : "Ahmadiyah itu memang munkar, tapi itulah fakta kehidupan, nikmati saja, tidak usah marah-marah, apalagi bertindak keras !"

Murid : "Kalau begitu, jika isteri Tuan Guru diperkosa orang, maka itu kan munkar yang jadi fakta kehidupan, ya nikmati saja, tidak usah marah dong, apalagi bertindak keras !"

7. PERSAINGAN TUHAN

Guru : "Konflik antar Islam dan Ahmadiyah tidak lebih hanya merupakan Persaingan antara Nabi Arab dan Nabi India."

Murid : "Kalau begitu, semua Konflik antar umat beragama, tidak lebih hanya merupakan Persaingan antara Tuhan Arab dan Tuhan Eropa, serta Tuhan Cina dan Tuhan Melayu ... dan seterusnya ... banyak juga ya Tuhan yang bersaing ...?!"

8. PEMIMPIN KAFIR

Guru : "Lebih baik Pemimpin Kafir asal jujur dan adil, serta cerdas dan pekerja keras, daripada Pemimpin Muslim tapi korup dan khianat, serta bodoh dan pemalas."

Murid : "Kalau begitu, lebih baik jadi orang Kafir saja asal kaya raya, daripad saja asal kaya raya, daripada jadi orang Islam tapi miskin dan susah ... !"

9. KTP KOSONG

Guru : "Di KTP tidak perlu ada kolom agama, karena berpotensi melahirkan Diskriminasi antar umat beragama."

Murid : "Kalau begitu, kolom jenis kelamin itu berpotensi Diskriminasi antar Pria dan Wanita, kolom umur juga berpotensi Diskriminasi antar Tua dan Muda, kolom alamat pun berpotensi Diskriminasi antar Kampung dan Daerah, kolom pekerjaan berpotensi pula Diskriminasi antar Profesi, bahkan kolom nama bisa berpotensi Diskriminasi antar Suku dan Golongan. Jadi, sempurnanya dalam KTP tdk perlu ada kolom nama, umur, jenis kelamin, agama mau pun alamat ... ya KTP KOSONG saja lah ... !"

10. KENTUT

Guru ; "Islam itu aneh, saat wudhu batal karena buang angin, maka saat wudhu lagi harus basuh muka. Kok yang kentut dari pantat, tapi muka yang dicuci ... ?!"

Murid : "Kalau begitu, yang kentut itu kan pantat, kenapa muka yang malu, mestinya pantat dong yang malu ... ?!"

11. PALANG MERAH

Guru : "Umat Islam tidak usah menuntut penggantian Palang Merah dengan Hilal Merah, karena Indonesia bukan Negara Islam."

Murid : "Kalau begitu, Palang Merah juga mestinya tidak boleh digunakan, karena Indonesia pun bukan Negara Kristen .... Apa diganti saja dengan "Jengkol" yang tidak ada kaitan dengan agama apa pun ... ?!"

12. LIBUR JUM'AT

Guru : "Yang "menuntut" libur Jum'at terlalu fanatik terhdap agama Islam. Padahal, Indonesia bukan Negara Islam."

Murid : "Kalau begitu, yang "memberlakukan" Libur Ahad lebih lagi fanatiknya terhadap agama Kristen. Padahal, Indonesia kan bukan Negara Kristen. Kenapa tidak Libur Senin atau Selasa saja ya ... ?! Atau Libur Rabu atau Kamis gitu .... ?! Agar tidak ada kaitan dengan agama apa pun ... !!!"

13. KORUP

Guru : "Di Indonesia, yang korup dan yang jadi penjahat banyak muslimnya. Kenapa ya ... ?!

Murid : "Kalau begitu : Di Amerika, yang korup dan jadi Gangster banyak Kristennya. Dan di Italia, yang korup dan jadi Mafia banyak Katholiknya. Serta di India, yang korup dan jadi Bajingan banyak Hindunya. Dan di Thailand yang korup dan jadi Perampok banyak Budhanya. Serta di China yang korup dan jadi Bajingan banyak Khong Hu Chunya. Kenapa juga ya ... ?!"

14. SAINS

Guru : "Sains Modern dikembangkan oleh Para ilmuwan Non Muslim, kenapa umat Islam tidak malu memakai produknya ... ?!"

Murid : "Kalau begitu, Sains Modern kan ditemukan oleh Ilmuwan Muslim, kenapa para Ilmuwan Non Muslim tidak malu mengembangkannya ... ?!"

15. IBLIS

Guru : "Iblis tercipta dari Api, lalu nanti masuk Neraka dan disiksa dibakar dengan Api, tentu tidak ada pengaruh, karena Api bertemu dengan Api ... "

Murid : "Kalau begitu, Manusia diciptakan dari Tanah, lalu jika dihantam Genteng atau Batu Bata yang tebuat dari Tanah, mestinya tidak ada pengaruh, karena Tanah bertemu dengan Tanah ... "

16. KEKERASAN

Guru : "Apa pun alasannya, dan apa pun jenis serta bentuknya, yang namanya Kekerasan adalah tindakan terkutuk."

Murid : "Kalau begitu, tindakan Polisi menembak Teroris, dan tindakan Tentara memerangi Separatis, serta tindakan warga melawan Perampok yang ingin menjarah hartanya dan memperkosa isterinya serta membantai anak-anaknya, juga tindakan terkutuk. Kasihan ya, kok bela diri, bangsa dan negara jadi terkutuk ... ?!

17. KESETARAAN GENDER

Guru : "Pria dan Wanita sama dan sederajat, tidak boleh ada perbedaan di antara keduanya."

Murid : "Kalau begitu, Pria wajib Hamil, Melahirkan, Nifas dan Haidh sebagaimana dialami Wanita, agar sama dan sederajat."

Pujilah Istrimu

Mutiara Nasihat Pagi.

��Pujilah Istrimu ... ❤❤

Salah satu yang dilupakan dalam hubungan suami istri adalah saling memuji satu dan lainnya. Istri lupa memuji suami dan suami lupa memuji istrinya. Karena pujian seperti ini bisa membangkitkan hubungan yang mungkin makin redup.

Pujian pada istri adalah bagian dari berbuat maruf yang diperintahkan dalam ayat,

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istri kalian) dengan baik.” (QS. An Nisa’: 19).

Pujian pada istri tanda baiknya seorang suami padanya. Apalagi melihat perjuangan istri di rumah dengan mendidik anak dan mengurus berbagai urusan rumah tangga seperti mencuci, memasak dan memperhatikan kebutuhan suami.

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِى

“Sebaik-baik kalian adalah yang berbuat baik kepada keluarganya. Sedangkan aku adalah orang yang paling berbuat baik pada keluargaku” (HR. Tirmidzi no. 3895, Ibnu Majah no. 1977, Ad Darimi 2: 212, Ibnu Hibban 9: 484. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata mengenai surat An Nisa’ ayat 19 di atas, “Berkatalah yang baik kepada istri kalian, perbaguslah amalan dan tingkah laku kalian kepada istri. Berbuat baiklah sebagai engkau suka jika istri kalian bertingkah laku demikian.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3: 400)

http://rumaysho.com/keluarga/pujilah-istrimu-8896

---

M. Abduh Tuasikal, MSc

EVALUASI BUKAN ILUSI (seri AYAH KEPALA SEKOLAH bagian 4)

EVALUASI BUKAN ILUSI (seri AYAH KEPALA SEKOLAH bagian 4)
by : bendri jaisyurrahman (twitter :@ajobendri)
 
Ini adalah tugas ayah yang berikutnya : evaluasi pengasuhan. Mungkin ada yang berpikir, banyak banget ya tugas jadi ayah? Udah capek cari nafkah, harus bahagiakan istri, mendidik anak sekaligus evaluasi pengasuhan juga. Duh tau gitu jadi jomblo aja deh. Hmmm…Beneran mau jadi jomblo aja? Ntar nyesel lho. Belum tau ya betapa deritanya jomblo yang tiap malam kesepian. Sampai tiap malam harus begadang karena tak ada yang menunggu di ranjang. Udah gitu kalau hujan senang banget basah-basahan sambil muter-muterin tiang. Untung gak kesetrum. Pas ngelihat ada teman yang sebar undangan nikah, sontak berteriak dalam hati “Giliran aku kapaaaan?” sambil nyakar-nyakar dinding kamar. Hehe..Lebay ah. Ditambah lagi saat ambil uang di ATM eh ada yang nyindir “ATM aja udah bersama. Kok kamu masih mandiri aja sih?” Jleb..jleb..Ngenes kan?

So, bersyukurlah. Bisa menikah bahkan dikaruniai anak adalah anugerah. Ingat! Berani ucap akad nikah, berarti siap tanggungjawab menjadi ayah. Maka, jalani peran ayah sebaik-baiknya. Gak usah terburu-buru seraya berharap peran ini bisa berlalu dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Itu namanya proklamasi bukan mendidik generasi.

Maka, kembali kepada tugas ayah sebagai kepala sekolah yaitu jangan bosan untuk mengevaluasi pengasuhan anak-anak kita. Dan evaluasi pun harus berdasarkan visi orangtua. Sulit rasanya mengevaluasi kalau visi misi aja gak ada. Bukannya evaluasi malah jadi ilusi. Yang ada malah nyalahin pasangan, “gara-gara elu sih!” Repot kan? Karena itu, rumuskan kembali visi kita sebagai orangtua. Dimana inti dari visi pengasuhan itu ada dua yaitu membebaskan mereka dari api neraka dan membawanya ke surga.

Karena surga menjadi tujuan, jelaslah bahwa orientasi akherat harus dijadikan standar evaluasi utama pengasuhan. Bukan lagi sekedar bagaimana anak lulus UN, jago main biola, masuk Universitas ternama dan jadi orang kaya. Bukan itu. Inti evaluasi adalah sejauh mana anak menjadikan akherat sebagai orientasi hidupnya.

Nabi Ya’qub mencontohkan. Di akhir kehidupannya, di saat ajal hendak menjemput, ia evaluasi pengasuhan anaknya dengan bertanya satu hal. “Apa yang kalian sembah setelah ayah wafat nak?”. Itu saja. Ya’qub tak bertanya “Berapa rumah yang akan kalian miliki?” Atau bertanya “Kamu punya koleksi batu akik apa aja?” Tidak sama sekali. Sebab, pertanyaan tentang ‘sesembahan’ anak adalah inti dari pengasuhan yang benar dalam Islam. Ini menunjukkan standar agama adalah standar utama yang harus jadi prioritas evaluasi pengasuhan.

Apalah artinya jika anak menjadi pengusaha sukses, namun baca quran aja gak beres. Begitu diminta membacakan quran pas ayahnya wafat, ia enggan. Yang dilakukan malah pasang MP3 player di samping jenazah. Dengan dalih bahwa yang membacakan langsung dari masjidil haram, Imam As Sudais atau Hani Ar Rifa’i. Alamak…

Lantas, bagaimana cara kita mengevaluasi pengasuhan anak-anak kita? Ibnu Jarir Ath Thobari pernah berujar : Dialog antar rakyat menunjukkan visi asli pemimpinnya. Hal ini beliau sandarkan kepada tiga khalifah di zaman dinasti umayyah : Sulaiman bin Abdul Malik, Walid bin Abdul Malik dan Umar bin Abdul Aziz.

Di zaman Sulaiman, pembicaraan rakyat senantiasa dimulai dengan kalimat “Anak udah berapa? Istri kok masih satu? Cucumu udah bisa apa?”. Semua tema gak jauh dari seputar keluarga. Setelah ditelusuri ternyata memang Sulaiman bin Abdul Malik menjadikan program keluarga sebagai program utama. Tak dibiarkan ada seseorang yang ngenes karena jomblo di masa itu.

Sebaliknya, di zaman Walid bin Abdul Malik obrolan rakyat mulai berubah tema. “Rumah udah berapa? Tanah punya berapa hektar? Dan pertanyaan sejenis seputar kekayaan. Dan setelah ditelusuri saat itu, Walid bin Abdul Malik memang dikenal sebagai pemimpin yang sangat concern dalam masalah kekayaan dan pembangunan. Maka rakyat pun terpengaruh oleh visinya.

Namun lihatlah di zaman Umar bin Abdul Aziz. Setiap obrolan antarrakyat selalu tentang urusan agama. “Kamu sudah hafal quran? Apakah kamu puasa hari ini? Hafalan kamu sudah berapa juz? Dan sebagainya. Sebab, Umar adalah pemimpin yang sangat perhatian dalam urusan akherat dan menjadikan agama sebagai inti pembicaraan.

Dari uraian di atas kita bisa ambil pelajaran dalam keluarga kita. Apa yang sering dibicarakan anak menunjukkan visi asli kita sebagai orangtuanya. Sebab anak ibarat rakyat, dimana orangtua adalah pemimpinnya. Jika anak lebih banyak bicarakan seputar makanan, itu mungkin karena ayahnya seorang penikmat wisata kuliner yang hobinya jajan. Atau kalau anak lebih banyak bicarakan isi uang tabungan, lagi-lagi karena ayahnya dikenal sebagai pemburu kekayaan. Lebih ekstrim lagi kalau anak selalu nagih pengen makan mie. Itu karena ayahnya selalu bahas poligamie. Eh gak nyambung ya? :D

Intinya, pasang telinga lebar-lebar. Dan dengarkan pembicaraan anak kita dari sekarang. Dari lisan mereka  lah kita bisa mengevaluasi pengasuhan kita. Jika mereka jarang bicarakan masalah agama, itu tanda pengasuhan belum berjalan sebagaimana mestinya. Membawa anak untuk kumpul bersama di surga bisa-bisa hanya impian belaka. Jika itu terjadi, maka jangan ragu untuk segera kenalkan visi ayah secara terbuka kepada anak. Contohnya dengan mengatakan“Kita masuk surga bareng yuk nak!”. Atau kalau ingin terdengar melankolik romantis, ucapkan kalimat ini kepada mereka. “Mungkin ayah tak bisa membawamu liburan ke eropa. Atau membawamu jalan-jalan menyusuri benua australia. Tapi ayah berjanji akan membawamu ke surga”. Dan anak pun menjawab “halah… bilang aja ayah lagi bokek” hehe.. Namanya juga usaha. Teruslah sosialisasikan visi surga kepada anak kita. Kelak mereka pun tau keseriusan kita dalam mengasuh mereka (bersambung)

SYEIKH IDAHRAM (MARHADI MUHAYYAR) AGEN SYIAH PEMECAH-BELAH ASWAJA

SYEIKH IDAHRAM (MARHADI MUHAYYAR) AGEN SYIAH PEMECAH-BELAH ASWAJA

Masih segar di ingatan kita tentang buku2 propaganda yang penuh adu domba.Buku-buku yang mengatasnamakan ASWAJA padahal penulisnya adalah seorang Syi’ah.

Dengan terbitnya buku2 sesatyang dia tulis ini,kita Kaum ASWAJA mazhab Syafi’i di fitnah dan di adu domba dengan saudara2 kita kaum ASWAJA mazhab Hanbali,yang ia sebut dengan “Wahabi”.

Dialah “Abu Salafy”,yang juga bersembunyi di balik nama “Syaikh Idahram”,padahal nama aslinya adalah MARHADI MUHAYYAR.

Buku-buku yang penuh fitnah dan propaganda,membaca judulya saja terasa menjijikkan, saking bejad dan biadab nya penulisnya dalam berdusta dan memfitnah ummat Islam

Yang perlu di catat oleh kaum Muslimin:

Buku-buku ini BUKAN tulisan seorang Muslim Sunni, akan tetapi ia adalah Syi’ah (yang bertaqiyah seolah Sunni dan menyusup dalam tubuh Nahdhatul Ulama). nama samarannya ‘Abu Salafy’, padahal nama aslinya Marhadi Muhayyar. di dalam buku bangkainnya yg lain dia tampilkan namanya dengan ‘Syaikh Idahram’,itu sengaja dia balik dari dari nama aslinya ‘Marhadi’.
INILAH HAKIKAT DUSTA SYI’AH DHOLALAH!!!

‘Abu Salafy’ alias ‘Syaikh Idahram’ alias Marhadi ini adalah orang Syi’ah yang lihai berdusta. dengan cara HALUS dan sungguh menipu ia memasukkan Agama Syi’ah-nya dalam buku2nya. di antaranya,dalam buku itu ia memaksa kaum Muslimin untuk meyakini adanya mazhab yang lima, yaitu Hanafi,Maliki,Syafi’i dan Hanbali, lalu ia tambahkan Mazhab Ja’fari.

Padahal seluruh ‘Ulama kaum Muslimin ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah) sepakat di atas satu keyakinan bahwa Mazhab Fiqih dalam Islam hanya Empat yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali. kalaupun ada mazhab Lain misalnya seperti Mazhab Tsauri dan Zhahiri, namun mazhab ini sudah punah. Adapun yang ia sebut Mazhab Ja’fari adalah Mazhab Fiqih dalam Agama Syi’ah,tidak di kenal dalam Ajaran Islam ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jamaah).Betapapun Imam Ja’far sendiri bukanlah seorang Ahli Fiqih dan tidak pernah membangun Mazhab Fiqih sama sekali.

INILAH HAKIKAT KEDUSTAAN SYI’AH DHOLALAH SELANJUTNYA!!

INDIKASI YANG MEMBUKTIKAN DIA ADALAH SYI’AH:

Lihat dan renungi apa yang di wasiatkan oleh ‘Ulama kita Hadhratusy Syaikh Kyai Haji Hasyim Asy’ari Rahimahullah (Ra’is ‘Aam Nahdhatul Ulama),dalam kitabnya Qanun Asasi Li-Jam’iyyati Nahdhatil Ulama,beliau berkata,

((Madzhab yang paling benar dan cocok untuk di ikuti di akhir zaman ini adalah empat Madzhab, yakni Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hanbali (keempatnya Ahlussunnah Wal Jamaah). Selain empat Mazhab tersebut juga ada lagi Mazhab Syi’ah Imamiyyah (Ja’fariyah) dan Syi’ah Zaidiyyah,tapi keduanya adalah SESAT,tidak boleh mengikuti atau berpegangan dengan kata kata mereka)).
[Kitab Qanun Asasi halaman 9].

Kemudian,dalam bukunya tersebut,’Abu Salafy’ alias ‘Syaikh Idahram’ alias Marhadi mencantumkan Rekomendasi dari Ustadz Kyai Haji Muhammad Arifin Ilham,Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra entul Bogor,lalu ketika di tanya langsung ke Ust.Muhammad Arifin Ilham malah beliau menjawab dengan Kaget,”DEMI ALLAH SAYA TIDAK PERNAH MEMBERI SAMBUTAN ATAU REKOMENDASI KEPADA BUKU ITU, MEMBACANYA SAJA SAYA BELUM PERNAH, SAYA BERLEPAS DIRI DARI BUKU ITU, IA TELAH BERDUSTA ATAS NAMA SAYA”.

Lihat lah kaum Muslimin Bagaimana ia berdusta…..

‘Abu Salafy’ alias ‘Syaikh Idahram’ alias Marhadi Muhayyar ini,dia adalah ORANG SYI’AH!!!

Wallaahi!!!

INDIKASI APALAGI YANG MEMBUKTIKAN KALAU DIA SYI’AH!!??

Tidak mungkin seorang Sunni ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah) mengatakan bahwa tanah suci dalam Islam selain Makkah dan Madinah ada juga tanah suci yang lain,yaitu tanah Karbala di Iraq.
Demi Allah ini adalah DUSTA dan SESAT!!!

KAUM MUSLIMIN (Khususnya ASWAJA) di tipu & di kelabui mentah-mentah oleh dia!!!

Seluruh Kaum Muslimin ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal Jamaah) sepakat bahwa tanah suciummat Islam hanya ada tiga, yaitu: Masjidil Haram di kota Makkah, Masjid Nabawi di kota Madinah, dan Masjidil Aqsha di Palestina. Sebagaimana yang terdapat dalam Hadits2 Rasulullah…

Adapun Tanah Karbala di Iraq di mana tempat Husein Bin ‘Ali Radhiyallahu’anhuma cucu Rasulullah Syahid,maka ini TIDAK TERMASUK TANAH SUCI. Akan tetapi itu merupakan padang pasir bersejarah yang menjadi saksi atas kebiadaban dan pengkhianatan orang-orang Syi’ah kepada Ahlul Bait ‘Alaihim Salam hingga menyebabkan terbunuhnya Cucu tercinta Rasulullah,Husein Bin ‘Ali,Radhiyaallaahu’anhu Wa Ardhah.

KESIMPULANNYA:

‘Syaikh Idahram’ yang bernama asli Marhadi Muhayyar ini,dia adalah seorang aktivis Syi’ah. dia bersembunyi di balik nama ‘Abu Salafy’ dengan menyusup di tengah-tengah Kaum Muslimin (khususnya NU) dan mengadu domba Kaum Muslimin lintas Mazhab. ia mengadu domba kaum Muslimin Mazhab Syafi’i yang di sebut ASWAJA dengan Kaum Muslimin mazhab Hanbali yang ia sebut ‘Wahabi’.

Ia mengadu domba kaum Muslimin dengan cara menyusupkan ‘Aqidah Syi’ah-nya dalam setiap kesempatan. Ia menghembuskan Fitnah kepada Kaum Muslimin Mazhab Hanbali dengan mengangkat Isu ‘Wahabi’….

KENAPA SELALU ISU “WAHABI” YANG DIANGKAT???!!!

Dengan mengangkat isu ‘Wahabi’,maka Kaum Muslimin Mazhab Syafi’i (ASWAJA) akan tersibukkan dgn isu fiktif ini dan berpaling dari KESESATAN SYI’AH RAFIDHAH yang telah lama di peringatkan oleh tokoh mereka Kyai Haji Hasyim Asy’ari Rahimahullah. dan tanpa di sadari,Syi’ah ini sedang menyusup ke Ormas Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyyah,dua Organisasi besar Kaum Muslimin di Indonesia.

Padahal Ribuan massa yang menghancurkan dan membakar pesantren-pesantren Syi’ah di jawa timur,baik sampang,madura,atau jember,mereka adalah Ummat Islam kaum Nahdhiyyin (NU),BUKAN “Wahabi”.!!!

Oleh karena itu WASPADALAH!!!!!!!!!!!

Terkait isu “Wahabi”,maka cukuplah ‘Ulama2 dan Tokoh2 Nasional kita di tanah air sebagai panutan.

Mari sejenak kita perhatikan apa yang di ceritakan oleh Prof.DR.Buya Hamka Rahimahullah tentang Kaum Muslimin Madzhab Hanbali yang di sebut ‘Wahabi’.

Prof.DR.Buya Hamka berkata,

“Ketakutan Belanda itu bertambah lagi karena abad ke 19 sudah datang gerakan agama Islam militan langsung dari Makkah, menggerakkan umat Islam dan membangkitkan semangat Tauhid di alam Minangkabau.

Belanda yang lebih tahu daripada orang Minangkabau sendiri apa artinya Islam yang murni, karena mendapat advis dari ahli-ahli Orientalis tentang semangat Islam, melihat bahwa kemajuan gerakan Islam yang timbul di Padang Darat itu akan sangat berbahaya bagi rencananya menaklukkan seluruh Sumatera. Belanda telah mengetahui bahwa gerakan Wahabi di Tanah Arab yang telah menjalar ke Minangkabau itu bisa membakar hangus segala rencana penjajahan, bukan saja di Minangkabau, bahkan di seluruh Sumatera,bahkan di seluruh Nusantara ini.”

Gerakan “Wahabi” di ceritakan oleh Prof.DR.Buya Hamka sebagai gerakan Tauhid militan yang semangat mengumandangkan Jihad melawan penjajah hingga membuat gentar penjajah Belanda pada waktu itu.

Terakhir,Al-Habib KH.Ahmad Bin Zein Al-Kaff (Ketua PW NU Jember) berkata,”Wahabi itu adalah saudara kita,masih sama-sama Ahlus Sunnah.tapi kalau Syi’ah BUKAN”.
Sedangkan Habib Mudhor Al-Hamid (Tokoh NU di Jawa Timur) mengatakan,”Syi’ah itu adalah Musuh Islam yang harus kita bumi hanguskan dari bumi pertiwi,mereka adalah Musuh Islam dan musuh Ahlul Bait”.

Sekian dan terimakasih

Hamba Allah yang Dha’if, Abu Husein At-Thuwailibi.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah.

 

Sumber : http://www.lppimakassar.com/2013/12/syeikh-idahram-marhadi-muhayyar-agen.html

Allah Ada Kebaikan Datang, Allah Hilang Kejahatan Datang

INI FISIKA

RENUNGAN

Bacalah sebentar, semoga ini berguna utk semua....

Seorang profesor yang atheis berbicara dalam sebuah kelas.

Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?"

Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya."

Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."

(Semua terdiam. Agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.

Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?"

Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada."

Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 degree Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak boleh bertindak pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas ya.

Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?"

Profesor: "Tentu saja ada!"

Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya boleh kita pelajari. Sedangkan gelap tidak boleh.

Kita boleh menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi! Anda tidak boleh mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensiti cahaya di ruangan itu.

Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?"

Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: "Tentu saja ada."

Mahasiswa: "Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia."

Profesor terpaku dan terdiam!

Dosa terjadi kerana manusia lupa hadirkan Allah dalam hatinya..

Hadirkan Allah dalam hati pada setiap saat, maka akan selamatlah diri kita..

Itulah IMAN..

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA..

Fisika and Islam

Masalah=Masa dengan Allah

Muhasabah pagi

Orang konyol buat masalah...

Orang kerdil memperbesar masalah....

Orang biasa membicarakan masalah....

Orang besar mengatasi masalah.....

Orang bijak bersyukur dengan
masalah....

Orang kreatif melihat peluang dari
masalah....

Orang bertaqwa naik derajat karena
masalah....

Jadi, ga ada masalah dengan
"masalah"....

Masalahnya, bagaimana cara kita
menyikapi "masalah"....

Karena hakikatnya, hidup itu
rangkaian "masalah" demi "masalah".

So, Jadikanlah "MASALAH" sebagai "Masa
mengenal Allah".

Siaaappp...???
Baarakallahu fiikum.-

Lowongan Bank Muamalat Cabang Sumatera Barat

Assalamualaikuum Wr Wb

Mohon dapat memforward pesan ini ke komunitas, milis dan kerabat yang membutuhkan

PT. BANK MUAMALAT INDONESIA Tbk. mengundang putra-putri daerah terbaik setempat utk bergabung di Unit Usaha Mikro Muamalat (UMMAT) wilayah Padang, Solok, Payakumbuh, Bukittinggi dan Pemuda untuk posisi jabatan:

•             MS (Mikro Sales)

•             MC (Mikro Collection)

•             UFA (Unit Financing Analyst)

•             UM (Unit Manager)

•             CCO (Cluster Collection Officer)

•             CFO (Cluster Financing Officer)

•             CM (Cluster Manager)

Dengan persyaratan umum sbb:

•             Mempunyai relasi/jaringan bisnis yang luas.

•             Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan menguasai penggunaan aplikasi MS Word & Excel.

•             Mampu bekerjasama dalam tim.

•             Mempunyai kendaraan (sepeda motor) dan SIM C.

•             Tidak memiliki hubungan keluarga dengan karyawan dan Direksi Bank Muamalat Indonesia.

•             Bersedia ditempatkan di wilayah operasional Padang, Solok, Payakumbuh, Bukittinggi dan Pemuda.
 
Kandidat yang memenuhi kualifikasi di atas dapat hadir langsung pada seleksi Walk-in Interview hari Jum’at & Sabtu tgl 17 - 18 April 2015 Pk.08.00 – 11.00 WIB. Bertempat di Auditorium Universitas Ekasakti - AAI Padang Jalan Veteran Dalam 26 B Padang - Sumatra Barat.

* Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang kami proses ke tahap lebih lanjut.

* BMI tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutment & seleksi pegawai baru.

* Kami hanya menerima 300 pelamar pertama.

Terimakasih

Hormat Kami
Wassalamualaikum Wr. Wb.

_____________________________________________

Human Capital Division
Bank Muamalat Indonesia

Beasiswa Universitas Teknologi Sumbawa

[info dr Dr Zulkieflimansyah]

Beasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Tahun Akademik 2015-2016.

Setelah sukses memberikan beasiswa kepada putra-putri kader dan simpatisan yang kurang mampu dari seluruh tanah air, UTS di tahun akademik 2015-2016 kembali akan memberikan beasiswa ke putra-putri kader dan simpatisan dari Aceh sampai Papua utk jurusan Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Mesin, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Elektro, Bioteknologi, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Psikologi, Komunikasi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi.

Beasiswa meliputi : 1. Tiket dari daerah asal ke Sumbawa Besar 2. Biaya Hidup Rp 500 000 / bulan 3. Biaya akomodasi/ tempat tinggal 4. Free Uang Kuliah sampai 8 semester

Seleksi langsung oleh Dr Zulkieflimansyah. Kontak ke 08119935609 atau email ke : zulkieflimansyah@gmail.com Batas akhir pendftaran 30 april 2015.

UTS walaupun baru berdiri telh berhasil memenangkan berbagai event National dan International, seperti IGEM competition di Boston USA November 2014 dan baru saja April 2015 salah satu mahasiswanya memenangkan kompetisi Multimedia UNESCO dan di Undang ke Washington DC dan Colorado USA.
Awal th 2016 UTS akan menjadi tuan rumah ASEAN Youth and University Summit 2016. Info selanjutnya bisa di lihat di www.uts-sumbawa.ac.id

#silakan disebarkan ke ikhwah yg lain.
# berlaku utk anak kader, simpatisan atau siapapun yg direkomendasikan oleh kader, info tambahan dr Dr.Zul.
.

PSIKOLOGI dalam ISLAM

Dr Syamsuddin Arif
(Peneliti INSISTS)

Sejarah keilmuan Islam yang gemilang mencatat tiga corak pendekatan dalam memahami jiwa manusia. Pertama, pendekatan Qurani-Nabawi dimana jiwa manusia dipahami dengan merujuk pada keterangan kitab suci al-Quran dan hadis-hadis Rasulullah saw. Perbincangannya berkisar sifat-sifat universal manusia (syahwat kepada lawan jenis, properti, uang, fasilitas mewah, takut mati, takut kelaparan, pongah, pelit, korup, gelisah, mudah frustrasi), sebab maupun akibatnya (lupa kepada Allah, kurang berzikir, ikut petunjuk syaitan, tenggelam dalam hawa nafsu, hidup merana dan mati menyesal, di akhirat masuk neraka), dan beberapa karakter jiwa (nafs): yang selalu menyuruh berbuat jahat (ammarah bis-su), yang senantiasa mengecam (al-lawwamah) dan yang tenang damai (al-mutmainnah). Perspektif ini diwakili oleh tokoh-tokoh semisal Ibn Qayyim al-Jawziyyah (w. 1350). Dalam kitabnya ar-Ruh, misalnya, diterangkan bagaimana ruh menjalar di tubuh manusia yang memungkinkannya bergerak, merasa, dan berkehendak. Ruh orang mati itu wujud dan merasakan siksa di alam kubur sekalipun jasadnya hancur.
  
Kedua, pendekatan Falsafi dimana pelbagai masalah jiwa dibahas menurut pandangan para filsuf Yunani kuno. Mazhab falsafi ini mulai berkembang pada abad ke-10 Masehi, menyusul penerjemahan karya-karya ilmuwan Yunani kuno ke dalam bahasa Arab. Para psikolog Muslim pada masa itu banyak dipengaruhi oleh teori-teori jiwa Plato dan Aristoteles. Tak mengherankan, sebab Aristoteles mengupas aneka persoalan jiwa manusia dengan sangat logis dan terperinci. Teori-teorinya tertuang dalam bukunya De Anima (tentang hakikat jiwa dan aneka ragam kekuatannya) dan Parva Naturalia (risalah-risalah pendek mengenai persepsi inderawi dan hubungannya dengan jiwa, daya hapal dan ingatan, hakikat tidur dan mimpi, firasat dan ramalan). Adapun Plato ialah filsuf yang pertama kali melontarkan teori tiga aspek jiwa manusia: rasional (berdaya pikir), animal (hewani), dan vegetatif (berdaya tumbuh). 

Hampir semua filsuf Muslim yang menulis karya tentang jiwa bertolak dari pandangan Aristoteles. Mulai dari Miskawayh yang menulis kitab Tahdzib al-Akhlaq dan Abu Bakr ar-Razi pengarang kitab at-Thibb ar-Ruhani hingga Ibnu Rusyd dan Abu Barakat al-Baghdadi. Menurut mereka, jiwa manusia adalah penyebab kehidupan. Tanpa jiwa, manusia tak berarti apa-apa. Kecuali ar-Razi, semua filsuf percaya bahwa jiwa manusia itu tunggal dan sendiri. Karenanya mereka menolak teori transmigrasi jiwa dari satu tubuh ke tubuh yang lain, seperti dalam kepercayaan agama tertentu. Dalam salah satu kitabnya, Ibnu Sina menegaskan pentingnya penyucian jiwa dengan ibadah seperti shalat dan puasa. Sebab, menurutnya, jiwa yang bersih akan mampu menangkap sinyal-sinyal dari alam ghaib yang dipancarkan melalui Akal Suci (al-‘aql al-qudsi). Kemampuan semacam inilah yang dimiliki oleh para nabi, tambahnya. Jiwa para nabi itu begitu bersih dan kuat sehingga mereka mampu menerima intuisi, ilham dan wahyu ilahi (Lihat: kitab an-Nafs, ed. Fazlur Rahman, hlm 248-50 dan Avicennas Psychology, hlm 36-7).  

Ketiga ialah pendekatan Sufistik dimana penjelasan tentang jiwa manusia didasarkan pada pengalaman spiritual ahli-ahli tasawuf. Dibandingkan dengan psikologi para filsuf yang terkesan sangat teoritis, apa yang ditawarkan para sufi lebih praktis dan eksperimental. Termasuk dalam aliran ini kitab ar-Riyadhah wa Adab an-Nafs karya al-Hakim at-Tirmidzi (w. 898) dimana beliau terangkan kiat-kiat mendisiplinkan diri dan membentuk kepribadian luhur. Menurut Abu Thalib al-Makki (w. 996), jiwa manusia sebagaimana tubuhnya membutuhkan makanan yang baik, bersih, dan bergizi. Jiwa yang tidak cukup makan pasti lemah dan mudah sakit. Semua itu diterangkan beliau dalam kitab Qut al-Qulub (‘nutrisi hati).

Tokoh penting lainnya ialah Imam al-Ghazali (w. 1111 M) yang menguraikan dengan sangat memukau aneka penyakit jiwa dan metode penyembuhannya. Penyakit yang diderita manusia ada dua jenis, ujarnya, fisik dan psikis. Kebanyakan kita sangat memperhatikan kesehatan tubuh tetapi jarang peduli dengan kesehatan jiwa. Bagaimana cara mengobati penyakit-penyakit jiwa seperti egoisme, serakah, phobia, iri hati, depresi, waswas, dsb beliau jelaskan dalam kitabnya yang berjudul Ihya Ulumiddin. (Lihat juga: Amber Haque, Psychology from Islamic Perspective: Contributions of Early Muslim Scholars and Challenges to Contemporary Muslim Psychologists, Journal of Religion and Health 43/4 [2004], hlm 357-77). 

Di abad modern, upaya-upaya untuk menyelami lautan ilmu psikologi Islam dan menjual mutiara-mutiaranya brilian masih terkendala oleh beberapa hal. Selain sikap prejudice terhadap khazanah intelektual Islam di satu sisi, dan sikap fanatik terhadap psikologi Barat modern yang nota bene sekular-materialistik di sisi lain, penguasaan bahasa Arab merupakan conditio sine qua non (syarat mutlak) untuk bisa menjelajahi literatur psikologi Islam yang sangat kaya namun belum terjamah itu. Psikolog muslim tinggal memilih mau terus-terusan merujuk Freud, Skinner, Maslow, Ellis, dsb atau belajar dari para ahli psikologi Islam.

Jum'at Mubarok

Jumat adalah hari nya umat muslim, hari yang sangat dinanti.

Hari Jumat adalah hari Raya Islam diagungkan oleh Allah SWT karena hari Jumat dan dikhususkan-Nya kaum Muslimin dengan hari Jumat ini.
Allah SWT berfirman: ” …Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli…” (QS. Al-Jumu’ah 62: 9)

Demikian hal-nya pada hari Jumat tidak diperkenankan mengurusi urusan duniawi (yang berlebihan) dan tiap-tiap perbuatan yang menghalangi dari berangkat menunaikan shalat Jumat.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah SWT mewajibkan atas kalian shalat Jumat pada hariku ini dan pada tempatku ini.” (HR Ibnu Majah)

Beliau SAW juga bersabda,” Barangsiapa yang meninggalkan (shalat) Jumat tiga kali tanpa ‘udzur niscaya dicapkan oleh Allah pada qalbunya.” (HR. Ahmad)

Dalam riwayat yang lain, “…Sungguh, ia (muslim yang meninggalkan shalat Jumat tanpa ‘udzur) telah melemparkan Islam ke belakangnya.” (HR. Al-Baihaqi).

#JumatMubarak

SAAT TERLUKA, DO’A ANAK INI MEMBUAT KAMI SEMUA MENANGIS


Jum’at sore tgl 27 maret kami menyimak hafalannya, ia tengah menyetorkan juz terakhirnya. Hafalannya lancar, sangat lancar. Bagaikan air yang mengalir. Tenang dan tartil. Dan memang santri yang baru masuk ke usia 9 thn ini selalu lancar jika tasmi’.

Segenap santri, para musyrif dan peserta supermanzil yang menyimaknya larut dalam kekhusyuan. udara yang menyebar di dalam masjid begitu menenangkan. Semua hanyut dalam setiap ayat yang ia bacakan.

Teringat saat ia menjalani test penentuan ke supermanzil hasilnya mengecewakan. Ia jadi murung setelah itu, hanya keluar kamar saat menjelang adzan. Jika melihat saya maupun suami ia menghindar dan segera masuk asrama. Saat kebetulan berpapasan, kami menahannya. “ Yasin..apa yang membuat hasil test durasi kemarin tidak sukses. Padahal saat screening semua musyrif memujimu..”
“saya tegang ustadz” jawabnya lemah. Menunduk. Ia yakin tak lulus ke supermanzil. Saya melihat bekas jahitan panjang dilengannya. “Yasin…kami akan memberimu kesempatan, asal berjanji untuk berjuang habis-habisan disana”
“saya boleh ke supermanzil ustadz?” tanyanya lemah, masih menunduk. tak percaya diri.
“ya. Saya izinkan. Dengan syarat harus bekerja keras, Ok?”
“syukron ustadz” ia mencium tangan ust Irfan

Sebenarnya ditest penentuan ia gagal. Namun ust Irfan meluluskannya. karena jika ia tak lolos ke supermanzil, maka bukan hanya ia yang akan kecewa, segenap musyrifpun akan kecewa. Saya sendiripun tak rela jika ia tak lolos pada program super ini. Kami semua teringat pada sebuah kisah tentang dirinya….

Pada pertengahan September 2013, Al Hikmah Bogor menggelar Mukhoyyam Al Qur’an di Curug Naga, Megamendung, Bogor. Pagi sebelum sarapan, pd hari ketiga para santri menggelar acara badar game. Sebuah permainan perang-perangan utk melatih kemampuan strategi, kekompakan tim dan utk meningkatkan semangat jihad anak2.

Dlm permainan itu setiap anak diberi tugas oleh komandannya. Ada yg bertugas sbg spionase, ada bagian penyerangan, ada kelompok bertahan, dan ada yg bertugas sebagai pemegang bendera pasukan.

Misi kedua pasukan adalah merebut bendera musuh. Yg berhasil merebut bendera musuh berarti dia menang. Sebaliknya, yg benderanya terampas berarti kalah. Ahmad yasin yg merupakan peserta termuda ( 7 thn waktu itu) dlm game itu mendapat tugas sebagai pemegang bendera. Baru 15 menit, pasukan ahmad yasin menunjukan tanda2 kekalahan, kelompok penyerangnya berguguran, dan 10 menit kemudian hanya sedikit pasukan bertahan yg tersisa. Akibatnya, Ahmad yasin menjadi bulan-bulanan pasukan musuh. Ia dikepung dg ketat.

Singkat cerita, pd saat bendera yg dipegang Yasin direbut, anak2 – dan Yasin sendiri – tidak menyadari bahwa tiang bendera yg terbuat dr belahan bambu tersebut melukai lengan kanan Yasin. Yasin baru sadar tangannya terluka saat para perebut bendera berlalu, ia melihat darah segar membanjiri sekujur lengannya. Ia memanggil kakak seniornya“kakak saya berdarah”.

Saat para santri senior menghampiri, mereka panik krn luka yasin cukup besar, besar sekali. Bahkan tulangnya kelihatan jelas. Seorang musyrif serta merta menggendong dan berlari menuju posko. Jarak dr arena pertempuran ke posko cukup jauh, arahnya memanjak dan vertikal.

Saat dibawa kehadapan saya dan suami, yasin menangis “ Ummi..ustadz..jangan bilang ke orangtua saya. nanti mereka sedih”.
“Iya nak. Umi ga akan bilang siapa-siapa..yasin tenang saja ya nak..” saya lihat lukanya sangat besar. Tulangnya kelihatan. Putih. pangkal lengan sudah di ikat baju kaos santri. Namun darah masih mengalir begitu derasnya. Membasahi seluruh baju musyrif yang menggendongnya. Kami tak melihat yasin menangis, namun rintihannya melelehkan mata kami “Ya Alloh tolonglah…aku masih ingin menghafal….Ya Alloh tolongah..aku masih ingin menghafal.” Ia terus mengatakan itu sambil menahan pedih.

“tenang nak..Alloh akan menolongmu” kami semakin terisak. tak tahan dengan kata-katanya…semua membawa yasin ke atas. Menuju tempat parkir sambil menghiburnya, sebisa-bisanya. Setiap melihat saya, ia meminta dengan tangisan. ”umi tolong do’akan, aku masih ingin menyelesaikan hafalan qur’an”
“Ya Alloh..maafkan aku…tolonglah aku…aku masih ingin menghafa qur’an”. ia terus merintih

Yasin dibawa ke Bareskrim untuk mendapat pertolongan pertama, namun pihak bareskrim menyuruh agar Yasin segera dibawa ke Rumah sakit Ciawi yang peralatannya lebih memadai. dan disana mujahid kecil ini mendapat 14 jahitan. Luar dan dalam.

Sejak itu, putra bu Nuri ini menunaikan janjinya untuk bersungguh-sungguh menghafal Qur’an. Dan pada bulan maret ini Alloh membantunya, yasin mengkhatamkan hafalannya dalam program supermanzil.

Sore itu semua yang hadir menangis dan memeluknya, memberi penghargaan atas perjuangannya. Memberi pengakuan atas kerja kerasnya yang luar biasa. Menghafal siang malam tak kenal lelah. Demi cita-citanya…memberi mahkota pada kedua orangtuanya. semoga tekad, usaha dan kegigihannya dalam menyelesaikan hafalan Qu'an menjadi ibroh dan pemacu bagi kita-kita yang sudah dewasa.

Berbahagialah kedua orangtuanya, bunda Nuri dan Pak Rahmat. Krn anak sholeh yg begitu cinta Al-Qur’an adalah kekayaan yg tak bisa nilai dg seluruh dunia ini

Simple Sedekah, Sedekah Mudah

.. SIMPLE SEDEKAH ...

✔ Belilah beberapa buah sandal jepit plastik atau bakiak kayu, letakkan di sekitar masjid agar para jamaah dapat menggunakannya saat akan berwudhu.Anda akan menikmati pahala dari setiap orang yang memakainya
✔ Letakkanlah di jendela kamarmu segelas air atau makanan untuk burung-burung kecil yang datang hinggap ke sana
✔ Sisihkanlah dari hasil upah jerih payahmu, sebagian untuk disumbangkan kepada anak yatim
✔ Belilah sekantong plastik kaos tangan dan kaos kaki, agar bisa diberikan kepada para pekerja
✔ Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak, dimana setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukan uang receh 3-5ribu ke dalamnya, jika sudah 1 bulan, buka kotak itu dan besedekahlah dengan uang tersebut. Lakukanlah ini setiap bulan
✔ Jika anda hadir dalam acara kumpul-kumpul bersama keluarga dan kerabat, belilah ½-1 doos air mineral, niatkan untuk sedekah kepada orang² yang butuh minum, yang sakit, dan lainnya
✔ Jika anda mengisi bensin atau parkir, kemudian petugasnya
mengembalikan uang receh sisa kembalian, berikan sisa uang itu
untuknya sebagai sedekah
✔ Belilah mushaf (Al Quran) letakkan di salah satu masjid dan bayangkan berapa pahala yang akan anda dapat pada setiap huruf yang mereka baca
✔ Berikanlah perasaan gembira kepada setiap muslim, khususnya kepada mereka yang sedang tertimpa kesedihan
✔ Lemparkanlah senyum kepada orang yang anda temui, berilah salam kepada orang yang duduk dan bertuturlah dengan ucapan yang baik karena semuanya adalah sedekah
✔ Jangan biarkan anda tertidur, melainkan telah memaafkan setiap orang yang telah berbuat buruk kepadamu (menggibahi, mengadu domba dan mendzalimimu
✔ Kirimkan pesan ini ke semua kontakmu, siapa tahu ada orang yang mau mengamalkan ini, sehingga andapun akan mendapatkan pahala.

Gunung Berwarna Warni dan Kebenaran dari Alquran

��Bismillaahirrahmaanirrahiim

��Surat Al Fathir 27 - Gunung Berwarna Warni

Seperti halnya Surat Ar Rahman 19-20 yang menyebutkan fenomena alam berupa pertemuan dua lautan yang tidak bercampur; ternyata fenomena gunung berwarna-warni yang difirmankan Allah dalam Surat Al Fahir 27, pun benar adanya.

Meskipun demikian,mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui fenomena alam yang indah berupa gunung-gunung yang berwarna-warni di Zhangye Danxia, provinsi Gansu, Cina.

Al-Qur'an telah menginformasikan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu.
Apakah Nabi Muhammad SAW pernah ke Cina?
Tidak pernah sama sekali.
Tiada lain tiada bukan, informasi tersebut bersumber dari wahyu Allah SWT semata,

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

"Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya.
Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang BERANEKA MACAM WARNANYA dan ada (pula) yang hitam pekat."
(QS. Fathir 27)

Gunung yang terletak di China ini tampak seperti hamparan pelangi karena itu orang menyebutnya 'rainbow mountain'.

Gunung pelangi seluas 300 kilometer persegi ini merupakan bagian dari Zhangye Danxia Landform Geological Park yang terletak di provinsi Gansu, China.

Bukit dan lembahnya terdiri dari lapisan warna merah, biru, hijau zamrud, coklat, dan kuning.
Meskipun demikian, di sana tidak ditemui tumbuhan atau hewan apapun karena kondisi tanahnya yang tandus.

Fenomena alam yang menakjubkan ini merupakan contoh geomorfologi petrografi yang terbentuk karena kondisi lingkungan.

Menurut Telegraph, warna-warni perbukitan yang menakjubkan  tersebut berasal dari batuan pasir merah dan mineral yang terbentuk sejak Periode Kapur, tepatnya 24 juta tahun lalu.

Gunung ini akan menampilkan pola warna yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi cuaca dan pencahayaan matahari. Warna-warni gunung ini akan semakin kontras jika turun hujan pada hari sebelumnya.

Saat gunung ini pertama kali diketahui khalayak melalui foto yang beredar di dunia maya, banyak yang beranggapan kalau pola pelanginya merupakan hasil rekayasa komputer. Tetapi sekarang Zhangye Danxia Park menjadi salah satu objek wisata paling dicari di China.

Masyaa Allaah.
Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya.

Ghuroba, Dunia sudah kebolak balik

Dunia dah kebolak balik?

Yang Nyunnah - Radikal
Yang nyeleneh - Toleran

Yang jilbab syar'i - Ekstrem
Yang ga pake jilbab - cantik

Yang muda sholat 5 waktu - Waspadai
Yang muda ga sholat - masih muda

Yang jenggotan rajin ke masjid - Teroris
Yang jenggotan rajin dugem - keren

Yang ke majelis ta'lim pekanan - fanatik
Yang ke bioskop harian - gaul

Yang hapal qur'an 30 juz - militan
Yang hapal jenis batu akik - hebat

Yang anaknya di jilbabin - keterlaluan HAM
Yang anaknya pake rok mini - imutnya

Yang pakai baju koko - sok alim
Yang ga pake baju - jantan

Yang hariannya bicara islam - sok kiai
Yang hariannya ghibah - up to date

Media islam - radikal
Media porno - kebutuhan

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Sahabat bertanya siapa kah orang asing itu, Nabi menjawab: Mereka ialah orang2 yg senantiasa melakukan kebaikan ditengah kerusakan. (HR. Ahmad)

Info Beasiswa

Assalamu’alaikum Wr Wb
Barangkali ada tetangga, saudara atau kerabat yang sedang kuliah membutuhkan informasi beasiswa berikut ini

Hanya untuk 36 mahasiswa di UI, ITB dan UNDiP

Beasiswa Kader Surau Yayasan Baitul Maal BRI

Beasiswa Kader Surau YBM BRI adalah Program peningkatan pendidikan mahasiswa yang fokus pada pemberian biaya pendidikan, pembinaan, bantuan biaya hidup yang bersifat rutin dan mengikat.
Beasiswa Kader Surau merupakan program beasiswa yang mengutamakan pengabdian kepada masyarakat, Kewirausahaan , Peningkatan Softskill dan Spiritual. Setiap peserta Beasiswa Kader Surau diharapkan akan menjadi calon pemimpin bangsa dan pelopor pemberdayaan masyarakat wilayah masing-masing.

Syarat Penerima :
1. Laki-laki
2. WNI
3. Mahasiswa semester 2 di UI, ITB dan UNDIP
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Memiliki dan berkeinginan meningkatkan hafalan Al Qur'an
5. Memiliki keterbatasan ekonomi
6. Tidak sedang menerima beasiswa dari manapun
7. Memiliki motivasi yang kuat untuk memberdayakan masyarakat

Fasilitas Beasiswa :
✅ Bantuan biaya kuliah selama 6 semester
✅ Bantuan biaya hidup selama 6 semester
✅ Asrama gratis selama 2 tahun
✅ Pembinaan dan pembentukan Kader Surau, berupa :
~ Pembinaan akademik
~ Pembinaan spiritual
~ Pembinaan karakter
~ Pembinaan sosial
~ Pembinaan kewirausahaan

Timeline :
�� 1-30 April 2015 : Sosialisasi Program, open recruitment, pendaftaran via website, pengiriman berkas (UI, ITB, UNDIP).
�� 4-15 mei 2015 : Seleksi Berkas Calon Kader Surau (UI, ITB, UNDIP)
�� 18 mei 2015 : Pengumuman hasil seleksi berkas (UI, ITB, UNDIP)
�� 30 mei 15 (UI), 6 juni 15 (ITB), 13 juni 15 (UNDIP) : Tes tertulis dan psikotes calon kader surau
�� 3 juli 2015 : Pengumuman Penerima Beasiswa (UI, ITB, UNDIP)
�� 15, 16, 17 Agustus 2015: Orientasi kader surau (UI, ITB, UNDIP)
�� 24 Agustus 2015 : Masuk asrama
�� 5 September 2015 : Launching Program Beasiswa Kader Surau

Pendaftaran beasiswa dilaksanakan secara online melalui website www.ybmbri.org dengan mengisi formulir dan melengkapi persyaratan lainnya. Untuk UI, Berkas di kirim ke Ruang Bidang Pendidikan Masjid UI DEPOK (sementara) dan konfirmasi ke cp dibawah ini.

Info lebih lanjut :
✏ UI (Aan):085695636402
✏ITB (Gamma): 0818225486
✏ UNDIP (Isna): 085701574063

Lowongan Menjadi Guru Ponpes Terpadu Al-Multazam

Ponpes Terpadu Al-Multazam Membuka kesempatan kepada putra/i terbaik bangsa untuk bergabung dan menjadi bagian keluarga besar lembaga kami, dengan ketentuan sebagai berikut:

Ketentuan Umum Pelamar:
======================
1. Ikhwan/akhwat (sesuai kualifikasi yang dibutuhkan)
2. Beriman dan Bertaqwa kepada Allah SWT
3. Berakhlaq mulia
4. Pendidikan Sesuai Formasi yang dipilih
5. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik
6. Bertanggung Jawab dan siap mengemban amanah kerja
7. Mampu membaca Al-qur'an dengan baik
8. Lulusan Pondok Pesantren (lebih diutamakan)
9. Telah mengikuti tarbiyah (lebih diutamakan)
10. Siap Boarding (jika dibutuhkan)
11. Siap bekerja di lembaga kami minimal 2 tahun.
12. Tidak sedang melanjutkan pendidikan
13. Usia Maksimal saat melamar 30 Tahun

Wali Asrama :
=============
1. Ikhwan/akhwat
2. Pendidikan Minimal D3 (semuan jurusan)
3. Siap Boarding (tinggal di pondok)

Guru Bahasa Arab/Syar'i :
======================
1. Ikhwan (diutamakan)
2. Pendidikan S1 Bahasa Arab/syar'i (diutamakan lulusan LIPIA/Timur tengah)
3. Berbahasa Arab aktif

Guru TIK
===========
1. Ikhwan
2. Pendidikan Minimal S1 Tehnik Informatika
3. Menguasai semua hal tentang komputer dan pemprograman

Staff Tata Usaha
=================
1. Ikhwan
2. Pendidikan Minimal D3
3. Menguasai M. Office, Internet, dll.

Tenaga Kesehatan
================
1. Akhwat
2. Pendidikan minimal D3/S1 Keperawatan (bersertifikat nurse)

Guru IPA Terpadu
===============
1. Ikhwan
2. Pendidikan MInimal S1 IPA (konsentrai KIMIA/FISIKA)

Guru Qur'an
==============
1. Ikhwan/akhwat
2. Pendidikan minimal SLTA
3. Hafidzh/hafidzoh (30 Juz)
4. Menguasai Metode UMMI (dibuktikan dengan sertifikat)

Guru Kelas/Guru Bidang Studi SDIT
==========================
1. Ikhwan (diutamakan)
2. Pendidikan Terakhir S1 PGSD

Guru Matematika
=============
1. Ikhwan (diutamakan)
2. Pendidikan Terakhir S1 Matematika

Guru IPS Terpadu
=============
1. Ikhwan (diutamakan)
2. Pendidikan Terakhir Minimal S1 IPS
3. Berpengalaman Mengajar Minimal 3 Tahun

Guru Bimbingan konseling
===================
1. Ikhwan
2. Pendidikan S1 Bimbingan Konseling/Psikologi
3. Berpengalaman di bidangnya

Guru Bahasa Indonesia
===================
1. Ikhwan
2. Pendidikan S1 Bahasa Indonesia

Kirim lamaran dengan melengkapi :
============================
1. FC KTP dan KK (1 lembar)
2. Pass Photto ukuran 4x6 berwarna (2 lembar)
3. Surat Lamaran dengan mencantumkan formasi yang dipilih
4. Daftar Riwayat Hidup
5. FC Ijazah terakhir dan transkip nilai yang dilegalisir
6. Surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian
7. Sertifikat pendukung lainnya

Lamaran ditujukan kepada :
========================
Kepala Divisi HRD YPI Al-Multazam Husnul Khotimah
Alamat : Ponpes Terpadu Al-Multazam Ds. Maniskidul Kec. Jalaksana Kab. Kuningan Poss. 45554

========================================================
Jadwal Seleksi SDM Baru :
========================================================
01 Maret s/d 17 April 2015 : Penerimaan Berkas Lamaran
18 April 2015 : Seleksi berkas & pemanggilan yang berhak mengikuti Test
20 April 2015 : Test Seleksi SDM Baru (Tulis, Interview, dan Micro Teaching)
27 April 2015 : Pengumuman hasil seleksi
01-02 Mei 2015 : Orientasi SDM dan Penandatangan SKKB
04 Mei 2015 : Aktif kerja
========================================================

Silahkan di share...!

BUKAN HOAX
verified by @m_syahidridho

Being A Student Mom : You Can Do It


Dalam senandung kasihku, ku lantunkan doa tulus agar setiap lelah dan perjuanganku kan melahirkan jiwa tegar mujahadah dalam dirimu. Menjadi seorang mujaddid pembaharu, menggenggam dunia dengan ilmu, membawa kemaslahatan bagi dunia dan akhiratmu...”

Seringkali ku menatap hangat wajah anakku yang tengah tertidur lelap di malam gelap, sembari terbersit doa agar Allah menjaganya senantiasa. Jika teringat perjuangan masa kehamilan, melahirkan hingga membesarkan buah hati di tengah kesibukan kerja dan studi, tak henti lisan ini berucap hamdalah atas izin Sang Maha Pemberi. Kutuliskan notes ini untuk setiap ibu, yang di dalam letih kesehariannya masih terbersit asa untuk menuntut ilmu, yang dalam penat lelahnya masih berupaya keras untuk mengikuti kajian atau sekedar membaca buku, dan untuk mereka yang tengah berusaha keras menimba ilmu di sekolah-sekolah bermutu.

Aku adalah istri dari seorang imam yang selalu mendukung apapun pilihanku, menyediakan pundak untuk berbagi keluh, memberi semangat saat terjatuh. Aku adalah seorang ibu muda dari anak perempuan shalihah berusia 2 tahun, yang sejak dalam kandungan terus mengikuti gerak aktif segala aktivitasku, yg dalam kandungan tak henti ikut letih bergadang mengerjakan thesisku, yg saat usianya 5 bulan dlm kandungan ikut menemani diri sidang viva demi mendapat gelar MSc, yg pd tahun-tahun pertamanya rela ikut terbang kemana saja menemani kerja dan riset sang bunda, yg saat ini rela waktu bersama bundanya terbagi karena sang bunda sedang menimba ilmu kembali sebagai calon PhD.

Flashback 3.5 years ago…

Masih teringat perjalanan hidup berumahtangga kami dahulu, diawali dengan sebuah pernikahan di bulan Mei 2011, berlanjut pada kisahku menuntut ilmu di Imperial College London September 2011, hanya berselang 4 bulan dari usia pernikahan kami. Di tengah studi, kami rutin menghadiri pengajian-pengajian Indonesia, mengisi pesantren kilat dan acara tahunan KIBAR, kegiatan PPI, bahkan konferensi tingkat internasional. Hingga tak terasa, Allah menitipkan janin di dalam rahimku yang bahkan baru aku sadari saat usianya sudah menginjak 8 minggu. Menjalani full time study berarti menghabiskan 5 hari dalam 1 minggu untuk belajar di kampus, berangkat sejak pukul 07.00 dan baru kembali ke rumah pukul 18.00. Demikianlah janin dalam rahimku mengikuti perkuliahan ku. Hingga akhirnya masa-masa submit disertasi pun datang, dan terpaksa ku lalui malam-malam lelah dgn bergadang hingga pukul 8 pagi, masih dgn bayi dlm rahim menemani. Di bulan September, saat perutku terus membesar dan janin dalam kandungan terus tumbuh, iapun menemani saat diri harus presentasi di hadapan internal dan external examiner, mempertanggungjawabkan penelitian yang sudah ku tulis. Hingga akhirnya di bulan Januari 2013, di tengah putihnya salju yg turun, engkaupun terlahir di dunia, untuk pertama kalinya dapat menatap ayah dan bunda.

Ternyata perjuangan menjadi seorang ibu tidak berhenti disitu. Saat aku sudah harus kembali mulai bekerja di Indonesia saat usianya yg ke 3 bulan. Tak bosan setiap hari membawa breastpump demi ASIX (ASI eksklusif) yang mencukupi. Botol-botol stok ASIP pun tidak ketinggalan menemani. Tidak pernah bosan melewati waktu malam sebagai quality time bermain bersama anak dan weekend untuk jalan-jalan. Mengajarinya kata, menumbuhkan iman, memelihara akhlaq dalam semaian kasih dan cinta. Lalu saat usianya yg ke 7 bulan, aku dengan ikhlas harus merelakan kepergian sang suami untuk menuntut ilmu kembali di Newcastle University, yang berarti, tanggung jawab terbesar mengurus dan membesarkan anak saat ini berada dalam pundak satu orang.

Ternyata menjadi seorang Program Development Manager dan researcher membuat diri ini harus pergi ke luar kota bahkan negara. Sebisa mungkin pulang pergi ke luar kota hanya dalam satu hari agar dapat kembali pulang dan tidur bersama sang buah hati. Sebutlah PP ke Bali dan Medan dalam satu hari menjadi hal yang biasa, meniatkan diri berangkat sejak pukul 02.00 dini hari dan kembali ke rumah pukul 22.00 malam. Jika perjalanan tugas tidak mungkin dilaksanakan dalam satu hari, akhirnya kami memutuskan bahwa aku akan membawa anak kami kemanapun aku bertugas, dengan konsekuensi biaya pesawat dan perjalanan orang tua menjadi pengeluaran ekstra kami. Jadilah ia sebagai baby traveler yg di usia 2 tahunnya sudah pernah menginjakkan kaki di Pulau Belitung, Duri, Dumai, Pekanbaru, Kebumen, Jogja, Solo, Makassar, Thailand, Koh Chang, Vietnam, Hanoi, Na Thrang, Singapore, Malaysia, Xiamen, Wuhan, Kunming, dan Ho Chi Minh. Merasakan berjam-jam perjalanan darat, laut dan udara. Bukan pengeluaran yang kecil, management waktu yang mudah diantara padatnya tugas dan turun lapangan, tapi inilah pilihan yang aku ambil, hanya demi melewatkan waktu bersama dengan sang anak. Hanya mengharap keberkahan, agar Allah senantiasa menjaga ikatan antara anak dan bunda, agar ia merasakan perjuangan yg sama, agar ia belajar memahami makna kerja serta memberi manfaat untuk sesama.

Tibalah masa dimana kesempatan studi doktoral kembali terbuka. Masih mengikuti life plan pertama, ku bulatkan tekad untuk melanjutkan sekolah hingga Allah izinkan diri ini memulai studi S3 sejak November 2014 di University College London. Terus ku ingat pesan Nabi dan janji Allah dalam lembaran kitab-Nya yg suci:

“Allah mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antara kamu, sedangkan orang-orang yang diberi ilmu (Allah angkat) beberapa derajat.” (Al Mujaadilah 11).

“Barang  siapa menempuh jalannya untuk mencari ilmu, maka Allah mempermudah kepadanya jalan ke surga.”  (H.R.Muslim)

Menjalani S3 seorang diri relatif lebih mudah karena tidak ada tanggung jawab lain yang harus dipikul, menjalani S3 dengan pasangan menambah tanggung jawab lain karena harus melayani dan meluangkan waktu untuk suami, lalu bagaimana jika menjalani S3 dengan anak? Sudah pasti lebih banyak tanggung jawab yg harus dipikul. Namun ingat, limpahan pahala atas setiap amanah pun datang bersamaan, diiringi dgn posisi spesial dan meningkatnya derajat di sisi-Nya. Jika ada yang menanyakan kenapa lebih memilih menjadi seorang student mom yg pada usia ke 25 nya sudah melanjutkan PhD sembari harus menjaga anak,the answer is simple! Hanya untuk mencari keridhoan-Nya. Jika menuntut ilmu mendatangkan pahala dan menaikkan derajat di sisi-Nya, sedangkan menjadi istri yang melayani suami dan mengurus anak pun mendatangkan pahala, bagaimana dgn yg mengerjakan ketiga-tiganya?

Jika ada yang bertanya bagaimana bisa? Jiddiyah lah jawabannya. Kesungguh-sungguhan dalam merajut ikhtiar dan beramal. Sudah pasti a student mom harus memiliki tenaga esktra, kesabaran dan keikhlasan ekstra, serta kemampuan untuk mengatur waktu dan dirinya agar seimbang senantiasa. Bukankah surga lebih dekat pada mereka yang lebih besar perjuangannya, lebih indah kesabarannya, lebih terjal mendaki perjalanannya. Maka berlombalah kita agar menjadi hamba yang spesial di mata Rabb-Nya, yg bersinar karena iman, yg mulia karena keikhlasan, yg menaiki anak tangga ketaqwaan dengan perjuangan dan kesabaran menghadapi ujian. Sudah pasti di tengah-tengah perjalanan akan hadir begitu banyak rintangan dan tantangan, hanya ketaatan dan ketaqwaan lah yang menjadi sebaik-baik bekal. Semoga pilihan hidup kita mampu mengantarkan diri pada surga-Nya yang didamba. Semoga setiap bulir penat, letih keringat, sedihnya air mata, khusyuknya sujud-sujud panjang meminta, akan menjadi hujjah di hadapan Yang Maha Kuasa. Maka bersemangatlah wahai bunda, karena ilmu-mu akan menjadi pelita, kasihmu menyemai bahagia dalam keluarga, dan perjuanganmu akan berbuah surga, insya Allah…

Terus merenda asa, menggenggam kuat cita.

London, 24 Maret 2015
By : Dewi Nur Aisyah, PhD Program of London College

Surat Terbuka Untuk Pak JK


<<La Ma’daremmeng, Karaeng Pattingalloang, dan Tuanta Salamaka>>

UNTUK PAK JK

Pak JK yang kami hormati, mengenang perang itu barangkali pahit..

Tetapi rasa ta’zhim pada nilai-nilai yang diperjuangkan Raja Bone XIII La Ma’daremmeng Sultan Muhammad Saleh, sebagaimana hormat kami kepada tokoh dari jazirah Sulawesi sebesar Bapak, tak pernah pudar. La Ma’daremmeng, semoga Allah menyayanginya, kala itu rela harus berhadapan dengan kekuatan sebesar Gowa-Tallo demi keyakinannya untuk menegakkan kalimat Allah dan sunnah RasulNya.

Sejak Islam datang ke Bone di masa ayahandanya, betapa bersemangat orang besar Bugis ini agar agama yang penuh rahmat menjadi nafas dan aliran darah seluruh kerajaannya. Perbudakan, satu di antara hal yang sangat lazim di zaman itu dan turut menjadi penopang kelangsungan kuasa para raja, telah mengusik nurani La Ma’daremmeng. Kesetaraan seluruh insan dalam naungan Islam adalah impian yang harus dia bayar amat mahal.

Orang yang harus memimpin 40.000 prajurit gabungan Gowa-Tallo, Wajo, Soppeng, dan Sidenreng untuk  mengalahkan La Ma’daremmeng, sang perdana menteri Gowa sekaligus Raja Tallo, I Mangngadaccinna Daeng Sitaba Karaeng Pattingalloang Sultan Mahmud Tuminanga Ri Bontobiraeng, bukannya tak setuju sepenuhnya pada perubahan yang dihela La Ma’daremmeng. Karaeng Pattingalloang hanya merasa hal ini belum waktunya. Ada tahapan yang harus ditapaki sebelumnya agar harmoni masyarakat tak terganggu. Dia mempertanyakan, “Bukankah Sang Nabi juga tak serta-merta menghapus perbudakan? Melainkan selangkah demi selangkah, dengan amat manusiawi?”

Pak JK yang terhormat..

Diilhami oleh imannya, betapa maju pemikiran La Ma’daremmeng. Perjuangannya 220 tahun mendahului abolisi perbudakan yang diproklamasikan Abraham Lincoln hingga memicu perang saudara Amerika. Demikian pula kami pernah melihat Bapak, ketika mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, membawa cara-cara kerja progresif lagi segar mengelola negeri ini, sesuatu yang senantiasa jadi kenangan manis bagi kami. Sebagaimana La Ma’daremmeng digerakkan oleh imannya, demikianlah kami selalu mendoakan Bapak agar istiqamah menjadi pemimpin yang selalu dijiwai oleh Islam di tiap langkahnya.

Dan Karaeng Pattingalloang sendiri, betapa amat tergerak oleh sebuah kalimat bijak, “Hikmah adalah milik mukmin yang hilang. Maka di manapun dia menemukannya, dialah yang paling berhak mengambilnya.” Karaeng Pattingalloang tahu, gemerlap peradaban Islam di Baghdad telah terbenam 400 tahun sebelum dia bertakhta, dan kilau Cordoba telah padam 2 abad sebelum kelahirannya. Maka dari bangsa-bangsa yang telah menyabet kerlip peradaban Islam untuk pencerahan mereka, bangsa Eropa, amat bersemangat dia belajar.

Menguasai bahasa Arab, Inggris, Perancis, Spanyol, Portugal, Belanda, Jawa, dan Melayu selain bahasa Bugis dan Makassar; khazanah ilmu dunia terbuka bagi Karaeng Pattingalloang. Demi mengenal dunia, dengan penuh minat didatangkannya bola dunia terbesar di zamannya, bergaris-tengah 1,3 meter, buatan kartografer termasyhur, Joan Blaeu; tiba 7 tahun kemudian di Sombaopu setelah dipesan. Semangat Karaeng Pattingalloang akan ilmu menggemparkan para cendikia Eropa, hingga sastrawan besar Joost van den Vondel menghadiahkan puisi pujian untuknya. Kelak ketika Joan Blaeu merampungkan Atlas Novus, peta dunia terbesar yang dikodifikasinya dari peta-peta susunan sang legendaris Gerrard Mercator, digambarnya Karaeng Pattingalloang beristiwa di ufuk langit timur, menjangka dunia dengan busur kartografinya.

Setahun kemudian, tiba pula teleskop rancangan Galileo yang kelak menemani malam-malam Karaeng Pattingalloang untuk mencermati langit, mempresisikan perhitungan kalender hijriah, memetakan bintang-bintang, dan membantunya merumuskan kebijakan terkait musim bagi pertanian dan pelayaran. Perpustakaannya dipenuhi buku berbagai bahasa, yang dengan penuh semangat dia minta untuk diterjemahkan, termasuk risalah Turki ‘Utsmani tentang pembuatan meriam, naskah dari Belanda tentang bendungan, serta buku dari Inggris tentang pertahanan kota dan perbentengan. Demi memuaskan dahaga ilmiahnya pula, dia minta didatangkan ke Makassar unta Arabia yang tersebut dalam Al Quran, juga gajah seperti yang dipakai Abrahah menyerang Ka’bah.

Ilmu pengetahuan dan wawasan antar-bangsanya yang demikian luas telah membuat Karaeng Pattingalloang memerintah dengan bijaksana, mendampingi Raja Gowa XV, I Mannuntungi Daeng Mattola Karaeng Ujung Karaeng Lakiung Sultan Malikussaid Tuminanga Ri Papambatunna. Maka demikian pula kami harapkan dari putra Nusantara pewarisnya seperti Anda, Pak JK kala mendampingi Presiden Jokowi dan selanjutnya, seperti pula telah kami saksikan dulu.

Pak JK yang terhormat..

Salah satu warisan kebijaksanaan dari Karaeng Pattingalloang, yang hari-hari ini amat merisaukan kami adalah “Lima pammajenganna matena butta lompoa”. Ya, menurutnya ada lima penyebab keruntuhan sebuah negara. Pertama, “Punna tenamo naero nipakainga Karaeng Manggauka”, apabila kepala negara yang memerintah tak lagi mau dinasehati. Kedua, “Punna tenamo tumangngaseng ri lalang pa’ rasangnga”, apabila tak ada lagi cendikiawan yang tulus mengabdi di dalam negeri. Ketiga, “Punna tenamo gau lampo ri lalang pa’ rasangnga”, jika terlalu banyak kasus hukum di dalam negeri, hingga menyusupkan muak di hati. Keempat, “Punna angngallengasemmi’ soso’ pabbicaraya”, jika banyak hakim dan pejabat suka makan suap. Dan kelima, “Punna tenamo nakamaseyangi atanna Manggauka”, jika penguasa yang memerintah tak lagi menyayangi rakyatnya.

Pak JK, Bapak lebih dapat melihat dibanding kami seberapa dari tanda-tanda yang dikemukakan Karaeng Pattingalloang ini mencekam negara kita. Maka betapa kami, kaum muslimin negeri ini, amat berharap Pak JK punya peran yang lebih besar, punya sikap yang lebih jelas, punya tindakan yang lebih gesit. Latar belakang Pak JK yang dari HMI, dari NU, dan dari Dewan Masjid; amat menentramkan kami ketika Bapak mendampingi Presiden Jokowi, meski memang Anda berdua sejujurnya bukan pilihan utama kami. Harapan bahwa kaum muslimin Indonesia akan tetap memiliki seorang “Bapak” dalam segala makna yang dikandung oleh kata itu bersiponggang dalam hati.

Terlebih hari-hari ini Pak, ketika secara ekonomi rupiah kita melemah, BBM kita naik turun, dan rakyat menatap masa depan dengan berkabut; ketika secara politik kisruh antar pemimpin partai, pejabat dan lembaga negara bekerja tebak-tebak arah, dan masyarakat sukar menemukan keteladanan pemimpin; ketika dalam hukum dan hak asasi para koruptor besar kian melenggang, para pembawa ideologi menyimpang kanan maupun kiri kian berdendang, tapi kebebasan berwawasan ummat ditebas atas nama radikalisme dengan definisi yang tak sahih; serta setumpuk rasa gelisah di hati kami. Kami merindukan pengayoman dari pemimpin yang seyakin La Ma’daremmeng dan sebijak Karaeng Pattingalloang.

Pak JK, betapapun bijaknya, Karaeng Pattingalloang pernah mengabaikan 1 hal yang berujung berakhirnya kejayaan Gowa-Tallo di masa menantunya, Sultan Hassanuddin, hanya berselang beberapa tahun setelah wafatnya. Satu hal penting itu adalah nasehat ‘ulama.

Adalah Tuanta Salamaka Syaikh Yusuf Al Makassari, ‘alim mulia yang kepahlawanannya membentang dari Makassar, Banten, Srilanka, hingga Afrika Selatan yang satu hari menemuinya dan berkata, “Telah kulihat alamat keruntuhan Butta Gowa. Oleh sebab itu, pertama, hentikan dan cegahlah rakyat menyembah berhala (anynyombaya saukang). Yang kedua, hentikan menghormati pusaka kerajaan secara berlebihan (appakala’biri’ sukkuka gaukang). Yang ketiga, hentikan para bangsawan dan rakyat paguyuban kerajaan bermadat (a’madaka ri bate salapanga). Yang keempat, hentikan pasukan kerajaan minum tuak (angnginunga ballo’ ri ta’bala’ tubarania). Yang kelima, hentikan perjudian di pasar-pasar (pa’botoranga ri pasap-pasaraka).

Penolakan Karaeng Pattingalloang atas nasehat Tuanta Salamaka ini, dengan alasan demi tak mengusik harmoni dan demi pendapatan negara, telah menjadi sebab melemahnya negara. Sepeninggalnya, rakyat lemah ideologinya, lemah motivasinya; lemah oleh madat, lemah oleh khamr, dan lemah oleh judi. Jadilah lemah iman, lemah tata masyarakat, lemah tentara, lemah bangsawan, maka melemah pula dukungan terhadap raja dan perjuangannya. Maka seperti diperkirakan oleh Syaikh Yusuf, ketika Cornelis Speelman dan armadanya menyerang, Gowa-Tallo harus takluk dengan Perjanjian Bongaya.

Pak JK, bertakhtalah Anda di dalam hati kaum muslimin Indonesia, sebagaimana Karaeng Pattingalloang beristiwa di ufuk tinggi Atlas Novus anggitan Joan Blaeu. Bahkan lebih dari itu. Sebab dalam doa kami, semoga engkau mewarisi iman kokoh La Ma’deremmeng, dan senantiasa mendengarkan bimbingan para ‘ulama yang tulus seperti Tuanta Salamaka, Syaikh Yusuf Al Makassari. Kami murid dari murid dari murid para ‘ulama, sangat rindu melihat pemimpin yang taqwa membuatnya menangis di hadapan Rabbnya, dan adil membuatnya dicintai seluruh rakyatnya. Pak JK, harapan itu kami hadiahkan kepada Anda.

Titip salam kami untuk Bapak Presiden Jokowi yang amat sibuk dengan kerja, kerja, kerja, dan tanggungjawabnya. Percayalah, doa-doa kami senantiasa mengiringi kerja keras Bapak berdua. Bahwa surat ini saya tujukan kepada Anda, Pak JK, entah mengapa, ini soal hati yang merasa lebih dekat. Dan barangkali di bawah sadar kami tak hendak menambahi beban Presiden Jokowi, yang jauh lebih banyak punya janji kepada rakyat negeri ini daripada Pak JK.

Akhirnya seperti dikatakan peribahasa Bugis, “Aju maluruemi riala parewa bola”, hanyalah kayu yang lurus dijadikan ramuan rumah. Hanyalah pemimpin yang jujur lagi penuh kasih, dapat menjadi pelindung dan penaung kami, rakyat Indonesia, dari segala marabahaya.

dari hamba Allah yang tertawan dosanya,

salim a. fillah

pengasuh majelis jejak nabi & pesantren masyarakat merapi merbabu

Buta Politik?

Buta Politik
Buta yg terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak bicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat semua tergantung pada keputusan politik. orang yg buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik, si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk rusaknya perusahaan nasional dan multi nasional. - Berolt Brecht (penyair Jerman)

Akankah Palestina Akan Meraih Kemenangan?


Oleh DR Bachtiar Nasir

Alaisash shubhu biqoriib?

Bersiaplah untuk bangkit! 
Apa yang dilakukan CIA hampir mirip temuannya dengan Rusia; bahwa tahun 2020 akan hadir sebuah peradaban baru, yang terbentang dari sebelah timur Cina sampai sebelah barat Samudera Atlantik. Peradaban baru itu bernama Khilafah Islamiyah”

Umat sedang dalam keguncangan yang sangat. Fitnah menyeruak, dada berdebar tidak tahu musibah apa lagi yang akan datang. Pandangan manusia sedunia tertuju pada media-media bohong yang membuat kebenaran menjadi penjahat, dan menggelari kejahatan sebagai pahlawan.

Kita sedang hidup dalam salah satu siklus sejarah. Kita sebagai umat Islam hari ini sedang berada di titik jenuh keterpurukan, lalu akan terbitlah dari kegelisahan intelektual umat ini,didukung dengan tekanan dari segala lini, yang mengakibatkan Umat Islam ini bangun dari tidurnya dan bergerak menuju kedewasaan cara berpikir.

Musuh Islam takut dengan bangunnya kekuatan Umat Islam sedunia secara kolektif. Seperti dikatakan oleh tokoh Israel David Ben Gurion, “Kami tidak takut atas sosialis, kami tidak takut revolusi-revolusi, ataupun demokrasi di wilayah Arab ini, kita hanya takut Islam sebagai rakasa yang tidur lama bangun kembali dari tidurnya dan mulai gelisah.”

Tahun 2015 ini menjadi saksi adanya rentetan kegelisahan intelektual Umat Islam yang ditandai dengan konferensi-konferensi berskala internasional, maraknya Islam menjadi bahan perbincangan semua kalangan sebagai solusi keterpurukan ekonomi, sosial bahkan sistem bernegara. Dengan munculnya Turki sebagai Negara maju yang demokratis, modern dan sejahtera membuka pemahaman baru bagi masyarakat dunia bahwa Umat Islam sedang on the way menuju kebangkitannya.

Al-Aqsha Sebagai Simbol Kemenangan

                Beberapa saat yang lalu, penulis bertemu dengan Syaikh Umar dari Gaza, beliau datang sembari mengabarkan kondisi kekinian jalur Gaza dan Palestina secara umum. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini Pejuang Palestina HAMAS sedang dalam kondisi siaga, mereka menyiapkan segala perlengkapan terbaik untuk menghadapi Israel.

Yang menarik adalah, kini dalam setiap kampanye HAMAS dan parade pejuang kemerdekaan Palestina, mereka meneriakkan slogan ‘Wa’dul Akhirah”, atau ‘janji terakhir’ mengutip firman Allah di surat Al-Isra’ ayat 7 :

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat (janji terakhir) hukuman bagi kejahatan yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

                Pejuang Palestina menyuarakan sebuah slogan hebat yang bermakna tinggi, bahwasanya kemenangan Umat Islam atas Israel dan sekutunya semakin dekat, dan waktu-waktu kini adalah saat terbaik dalam merobohkan supremasi Israel di Timur Tengah, khususnya Palestina. Hingga akan datang suatu hari nanti, duri bernama Israel yang menancap di jantung dunia islam akan tercabut, dan hilang selama-lamanya.

Situasi kekalahan Israel semakin nyata dengan meningkatnya jumlah anggota parlemen (Knesset) Israel yang seperenamnya berasal dari partai anti Zionisme. Dengan terpilihnya kembali Benyamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel, posisi Israel akan semakin muram, karena track record Benyamin Netanyahu buruk, terlalu banyak kasus yang dia lakukan yang mencoreng Israel di mata Internasional.

Slogan Wa’dul Akhirah Hamas dan Iringan Kebangkitan Islam

Mengapa pejuang Palestina mengemukakan slogan besarnya yang berjudul ‘Wa’dul Akhirah’? Itu bukan semata-mata hentakan yang akan membuat takut Israel. “Wa’dul Akhirah” adalah sesuatu yang bermakna dalam dan sesuai dengan keadaan dunia Islam hari ini, yang sedang merangkak “bangun dari tidur panjangnya, dan bersiap menguasai dunia”, kata salah satu orientalis barat, Murad W. Hoffman.

Selaras dengan tren kebangkitan Islam ini, saat ini banyak bermunculan sebuah wacana umat Islam sedunia untuk melebur sekat-sekat geografi menjadi satu kesatuan Uni yang mengayomi dunia Islam secara keseluruhan. Belum lagi menalar logika dari hadist Nabi Muhammad, disertai faktor-faktor bahwa dunia Islam akan bangkit, dan agenda terbesarnya adalah : Membebaskan Masjid Al-Aqsha!

Jika Khilafah Utsmani Runtuh 1924, Seratus Tahun Kemudian Adalah 2024

            Diriwayatkan oleh Al-Imam Abu Daawud As-Sijistaaniy rahimahullah :

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ شَرَاحِيلَ بْنِ يَزِيدَ الْمُعَافِرِيِّ عَنْ أَبِي عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ فِيمَا أَعْلَمُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا

“Telah menceritakan kepada kami Sulaimaan bin Daawud Al-Mahriy, telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Wahb, telah mengkhabarkan kepadaku Sa’iid bin Abi Ayyuub, dari Syaraahiil bin Yaziid Al-Mu’aafiriy, dari Abu ‘Alqamah, dari Abu Hurairah –radhiyallaahu ‘anhu-, yang mana aku mengetahuinya dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk umat ini di setiap awal 100 tahun, seseorang yang akan memperbaharui agama ini.”

Kita telah banyak membaca sejarah, tentang naik turunnya peradaban Islam, dan terang benderangnya zaman kedaulatan Umat Islam. Termasuk tahun 1924, di tanggal 3 Maret, adalah sebuah momentum kejatuhan yang pilu, Khilafah Utsmaniyah secara resmi digulingkan, dihapus dari muka bumi dan diganti dengan Negara sekuler bertajub ‘Republik Turki’ karangan Mustafa Kamal Pasha.

Mari menalar, jika kita mentadabburi hadist Nabi yang memuat siklus sejarah ini, lalu kita menarik garis waktu dari 1924 menuju seratus tahun berikutnya, maka kita dengan mudah akan sampai pada angka yang nyata : tahun 2024. Di tahun itu, kemungkinan yang akan terjadi adalah gelombang puncak kesadaran Umat Islam untuk bangkit dari tidur panjangnya, setelah seratus tahun sebelumnya menjadi korban imperialisme dan permainan perang. Dan tentunya, bentuk konkret kematangan Umat Islam sebagai sebuah peradaban akan terwujud dengan menjalankan agenda besar : Pembebasan Al-Aqsha!

Syaikh Ahmad Yasin: Umur Israel Tidak Akan Lebih Dari 70 Tahun

                Bani Israel pernah menguasai Palestina ketika mereka beriman, dan Allah menganugerahkan kekokohan kekuasaan pada mereka selama beberapa puluh tahun, puncaknya di masa Nabi Sulaiman yang berkuasa 39 tahun (970-931 SM) . Lalu setelah mereka ingkar pada Allah sepeninggal Nabi Sulaiman, Allah mengirimkan azab berupa serangan Bangsa Babilonia dan Assuria, sehingga menyebabkan mereka berdiaspora (menyebar) di Babilonia.

Tentara Salib pula, pernah mencaplok Al-Quds dari genggaman Kaum Muslimin semenjak 1099 sampai 1187, 88 tahun lamanya. Namun berkat kecepatan tanggap para Ulama, kaum Muslimin segera bangkit menyiapkan generasi terbaiknya untuk membebaskan Al-Quds dari jeratan pasukan Salib. HIngga puncaknya di tahun 1187 Masehi, Shalahuddin Al-Ayyubi memimpin kaum muslimin memenangkan perang Hittin dan membuka kembali gerbang Al-Quds.

Kesimpulannya, sepanjang sejarah Palestina, musuh-musuh Islam hanya bisa menguasai Palestina secara utuh dalam rentang zaman yang terbilang pendek. Sedangkan umat Islam selalu memiliki waktu panjang dalam melindungi Palestina. Itulah yang membuat Syaikh Ahmad Yasin berkesimpulan, “Umur Israel tidak akan lebih dari 70 tahun”, dan perkataan beliau sesuai dengan siklus sunnatullah dalam sejarah Palestina.

Sekarang mari menghitung, jika Israel resmi menjadi penjajah tahun 1948, dan kita menarik garis waktu sampai 70 tahun kedepan, maka kita akan sampai dengan mudah di angka yang nyata : tahun 2018. Jadi, apa yang dilakukan Hamas dalam parade militernya hari ini, dan pernyataan mereka bahwa tahun 2016 adalah perang terbesar antara Pejuang Palestina melawan Israel adalah sesuai dengan siklus sejarah. Karena setelah tahun-tahun itu, Israel akan memulai masa-masa terakhirnya sebagai sebuah Negara, lalu bangkrut dan terhapuslah Israel dari peta dunia.

Riset Amerika Dan Rusia Tentang Terbitnya Peradaban Baru Bernama Khilafah Islamiyah

Ada satu pembahasan yang sangat menarik untuk dikaji. Yaitu tentang kajian Departemen Pertahahanan Nasional Amerika Serikat yang dipresentasikan kepada Barrack Obama. Mereka menyimpulkan dari hasil riset mereka, bahwa pada tahun 2025 menurut ilmu futurology mereka, tidak bisa tidak, akan berdiri Khilafah Islamiyah yang bersifat besar dan kolektif di dunia Islam. Namun mereka masih belum tahu khilafah itu akan diawali dari negara mana.

Menurut statistik politik, militer dan ekonomi Amerika Serikat dan dunia Internasional, mereka melihat bahwa proyeksi dunia masa depan menunjukkan umat Islam akan mengerucut menjadi peradaban yang terpusat. Maka, sebagai Negara yang tidak ingin memiliki saingan kompetitor, Amerika Serikat tentu sangat mengkhawatirkan hal itu terjadi.

Ditambah lagi, ternyata apa yang menjadi hasil kesimpulan CIA hampir mirip temuannya dengan Rusia. Kedua Negara ini sama-sama menemukan bahwa tahun 2020, akan lahir sebuah peradaban baru yang terbentang dari sebelah timur Cina, sampai barat samudera Atlantik. Peradaban baru itu bernama Khilafah Islamiyah. Pernyataan itu bukan tidak dengan bukti. Turki sebagai wakil Negara Islam kini telah menjadi kekuatan ekonomi baru di Eropa, dan diperkirakan akan menjadi Negara terkuat di Eropa tahun 2025.

Belum selesai di perkiraan tahun 2025, Turki telah merencanakan sebuah mimpi besar untuk menjadi Negara Super Power di tahun 2095, sesuatu yang benar-benar visioner, namun didukung dengan realitas di lapangan. Dan ini akan menjadi model Negara Muslim yang demokratis, modern juga sejahtera rakyatnya.

Al-Aqsha Akan Bebas 10 Tahun Lagi?

                Sinyal-sinyal yang datang beruntun dari riset ahli dan juga hadist nabi semakin menguatkan kita bahwa perjuangan kaum muslimin untuk membebaskan kembali Masjid Al-Aqsha tidaklah menunggu waktu yang lama lagi. Jangankan kaum muslimin, para ahli dan Departemen Pertahanan Negara-negara super power hari ini pun telah memprediksikan jatuhnya Israel dalam waktu dekat, terbitnya model negeri Islam yang modern dan sejahtera, juga dimulainya kesadaran masyarakat dunia Islam untuk meleburkan dirinya dalam satu sistem raksasa bernama khilafah, sebagai solusi dan pengulangan siklus sejarah.

Maka, bukan tidak mungkin 10 tahun ke depan adalah masa-masa terberat umat Islam sedunia untuk berjuang menyatukan fikrah dan membebaskan diri dari pengaruh asing, karena semakin nyata aroma kebangkitan Islam, semakin gencarlah musuh-musuh Islam menghantam dunia Islam agar kesadaran umat ini kembali tertunda.

Al-Aqsha bebas adalah janji Allah. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kita akan masuk dalam daftar nama Pejuang pembebasannya? Atau malah menjadi orang-orang lalai yang terpaku bahkan acuh pada isu Palestina? Semuanya ditentukan hari ini, detik ini, setelah pembaca menyelesaikan tulisan ini, mari berkontribusi. Kemenangan telah dekat!

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa…” (An-Nuur : 55)