Showing posts with label Mendidik Anak. Show all posts
Showing posts with label Mendidik Anak. Show all posts

Musuh Utama Ketika Mendidik Anak

 

Apa musuh terbesar Orang tua mendidik anak?
internet, televisi, atau lingkungan?
musuh terbesar justru ada pada diri orangtua sendiri sebuah sifat  yang disebut: "MALAS"

Malas mematikan handphone saat bermain dengan anak
tapi berharap anak lebih dekat dengan orang tua daripada dengan teman

Malas mendengarkan tangisan saat anak dilarang
tapi menuntut anak patuh dan mempercayai orang tua

Malas mendengarkan isi hati anak
tapi ingin menceramahi anak

Males memberikan pengaruh pada anak dengan berbicara setiap hari
tapi berharap anak tidak terpengaruh oleh buruknya pergaulan lingkungan

Males melihat tingkah anak, dan rumah berantakan
tapi berharap anak kelak dewasa banyak kemauan

Malas mendampingi anak belajar di rumah
tapi berharap anak kelak dewasa mencintai kebenaran

Males mengajarkan Al-Quran
tapi berharap anak kelak mencintai agamanya

Ya Allah, Jauhkan Kami Dari Sifat Malas Mendidik,Mengajarkan, dan Mendampingi Anak Kami

Kajian: 101 Cara Mudah Mendidik Keluarga


Berapa Harga Anak Kita?

Berapa harga anakmu? Kita pasti bingung menjawabnya ...

Karena nilai anak tak bisa diukur dengan materi, tak ternilai..!

Tapi benarkah anak kita itu tak ternilai?

Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai sangat rendah di mata orangtua...

đŸ’¢Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci kristal. Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa marah kemudian memecahkan perasaan anak, merendahkan nilai anak....
guci lebih berharga saat itu..!

đŸ’¢Kadang dia lebih rendah nilainya dari sebuah mangkok atau piring..
Yang jika pecah, suara kemudian meninggi memecahkan hati sang anak...

đŸ’¢Atau lbh rendah dari semangkok sayur yang tertumpah, karena tangan kecilnya berusaha membantu ibu di dapur.

Mata yang melotot terasa lebih pantas walaupun harus menumpahkan air mata sang anak...!

đŸ’¢Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru yang jika tergores, maka goresannya dianggap lebih berbahaya ketimbang goresan luka di hati sang anak...

đŸ’¢Kadang anak jg lebih rendah nilainya dibanding BBM, WA, Facebook, Twitter atau pertandingan bola....

sehingga lebih banyak waktu dan keseriusan yang dihabiskan untuk BBM, WA, Facebook dan nonton bola ketimbang mendengarkan cerita anaknya di sekolah...

đŸ’¢Kadang anak lebih rendah nilainya dari handphone...

"gak boleh nanti rusak...!"
kekhawatiran HP rusak lebih besar dibanding kekhawatiran rusaknya perasaan sang anak.

〰〰〰〰〰〰〰〰
Berapa nilai anak bagi kita?
Adalah sejauh keikhlasan kita menahan diri hingga tidak merusak hatinya....
Adalah sejauh kemampuan kita menempatkan harga dirinya jauh diatas benda-benda mati yang kita miliki...
Benda itu tidak akan menolong kita di yaumil akhir..!
Sementara anak, adalah investasi kita dihadapan Allah.
Dia yg akan memperpanjang usia historis kita dengan doa dan amal sholeh yang kita ajarkan dan dia melakukannya...Ya Allah...jika ada keburukan akhlak kami ketika membesarkannya...
hilangkanlah dari ingatan anak2 kami...
hilangkan jejak2 keburukan dari tangan, mata atau mulut kami.

Kami hanya penitipan, sesungguhnya Engkau akan mengambil titipanMu.                    
Semoga bermanfaat